Pembobolan ATM Bank DKI Capai Rp 50 Miliar

Beritakota.id, Jakarta- Kerugian akibat pembobolan ATM Bank DKI mencapai Rp50 miliar atau naik dari perkiraan awal kerugian yaitu di angka Rp32 miliar. Hal tersebut diungkapkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus.

"Kerugian sampai saat ini hasil audit dari bank sekitar Rp50 miliar," kata Yusri. Jumlah terduga pelaku juga bertambah, dari yang sebelumnya berjumlah 12 orang menjadi 41 orang.

"Hasil pemeriksaan awal ternyata berkembang menjadi 41 orang yang sudah melakukan tapi sampai sekarang belum ditahan, masih dilakukan pemeriksaan," ungkap Yusri. Dari 41 orang dipanggil tersebut baru 25 orang yang telah memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya. Namun, 41 orang yang diperiksa tersebut tidak seluruhnya adalah anggota Satpol PP.

Yusri juga menegaskan hingga saat ini masih berstatus saksi dan belum ada penetapan tersangka. Adapun modus pembobolan itu adalah memanfaatkan mesin ATM Bersama dengan menggunakan kartu ATM Bank DKI.

Terduga pelaku melakukan penarikan di ATM Bersama dengan sengaja menyalahkan pin ATM di percobaan pertama dan pin yang benar di percobaan kedua. Usai berhasil menarik uang di ATM Bersama, saldo oknum tersebut di Bank DKI tidak berkurang.

Penulis:

Baca Juga