Di Pameran Ini, Gelato Hadirkan Es Krim dengan 300 Varian

Beritakota.id, Jakarta- Jelang akhir tahun ini beragam acara digelar untuk mengisi liburan Anda. Jika Anda belum punya rencana untuk mengisi liburan kali ini, ada baiknya Anda mengunjungi pameran Big Bang Jakarta 2019 yang berlangsung pada 21 Desember hingga 1 Januari 2020 di JIExpo Kemayoran.

Acara pameran cuci gudang multi produk ini bakal diikuti festival ice cream Gelato, es krim besutan Italia ini akan memboyong 300 varian rasa pada pameran tersebut.

Meita Nurlela selaku perwakilan dari Ice Cream Festival Gelato menuturkan ini merupakan event perdana di ajang Big Bang Jakarta 2019 dan pihaknya akan menggelar festival geliat ice cream nusantara dengan 300 varian rasa.

"Karena ini pertama kami gabung di Big Bang Jakarta kami akan hadirkan geliat es krim nusantra dengan rasa nusantara dari 300 varian rasa. Tak hanya itu kami juga menjual ice cream serba 10 ribu yang bisa dinikmati pengunjung, " paparnya.

Meita mengatakan, Gelato hadirkan rasa nusantara seperti rasa cendol, es dawet, es daun sereh, es tolak angin dan lainnya. Gelato berbeda dengan es krim lainnya. Gelato terasa lebih padat tetapi teksturnya begitu halus dengan rasa susu yang kuat. Sementara es krim terasa lebih kuat dirasa krimnya.

Gelato sendiri memiliki lemak lebih sedikit dibanding es krim. Es krim dibuat dengan krim masak yang mengandung lemak 10 minimal persen. Sementara Gelato lebih banyak menggunakan susu dibanding krim. Juga Gelato biasa lebih sedikit menggunakan kuning telur.

Es krim biasanya diaduk lebih cepat dan kuat dibanding gelato. Sehingga hasilnya, terjadi peningkatan volume pada es krim melalui udara yang timbul saat proses pengadukan.

Volume ini bertambah dari 25 sampai 90 persen. Hal ini membuat es krim lebih lembut dan halus. Sementara gelato diaduk dengan kecepatan yang lebih lambat, hasilnya campuran menjadi lebih padat.

Dalam acara tersebut pihaknya juga mengadaka ice challenge, kompetisi virtual, charity dan video mapping tentang global warming. Kenapa kampanye global warming ujarnya hal ini dikarenakan membuat es krim menggunakan freon dan dapat merusak lapisan ozon. Karenanya Gelato mengkampanyekan penggunaan materi yang ramah lingkungan.

"Saat ini banyak packing -packing es krim yang ramah lingkungan dan tidak menggunakan plastik. Di acara tersebut kami akan mengkampanyekan penggunaan bahan ramah lingkungan oleh Gelato," tandasnya.

Penulis:

Baca Juga