Silaturahmi dengan DPC BPPKB, Heru Nuryaman Pastikan Kondisi Pasar Tanah Abang Kondusif

Heru Nuryaman
Tokoh pemuda Tanah Abang Heru mengunjungi kantor DPC Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar Banten (BPPKB) pada Senin (9/12) di pasar Tanah Abang.

Beritakota.id, Jakarta - Pasar Tanah Abang sebagai pusat grosir terbesar se -Asia Tenggara sudah seharusnya stabilitas dan kondusifitasnya terjaga. Karenanya itu tokoh pemuda Tanah Abang  Heru Nuryaman memastikan situasi Tanah Abang dan Pasar Tasik terjaga kondusifitasnya.

Hal itu dilakukannya dengan mengunjungi kantor DPC Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar Banten (BPPKB) pada Senin (9/12) di pasar Tanah Abang.

Heru Nuryaman mengatakan kunjungan ini sebagai silaturahmi saja untuk mempererat tali persaudaraan kepemudaan Tanah Abang.

"Ini silaturahmi balik saya ke DPC BPPKB karena di Tanah Abang banyak tokoh dan etnis. Baik tokoh Sumatera, Makassar, Madura, Banten dan tokoh lokal Betawi sendiri," paparnya.

Dikatakannya, janganlah membuat kondisi tidak kondusif di Tanah Abang tentunya berdampak pada perekonomian, dan ini juga perekonomian nasional. Kondisi ini membuat lesu perdagangan. Terlebih saat ini para pedagang masih dalam situasi pailit.

"Dan ini juga untuk mengklarifikasi bahwa dibalik kejadian  ini adalah saya. Ini tentu tidak benar dan ini hoax," ungkapnya

Pihaknya pun meminta agar para awak media menyampaikan bahwa Tanah Abang kondusif. Karena para tokoh di Tanah Abang itu proaktif dan koperatif di wilayahnya masing- masing.

Ia menambahkan, Ketua DPC BPPKB  Okis merupakan koleganya. Bahkan saat dia mendirikan usaha dirinya pun turut memprakasainya

Hal senada disampaikan Ketua DPC BPPKB  Okis  perlunya hidup bersama berdampingan, menjaga kerukunan apalagi hidup di lingkungan yg dekat dengan pasar Tanahabang pusatnya centra bisnis perlu Kita jaga asset ini yg tidak di miliki oleh kota kota lain, Tanahabang adalah miniatur DKI' siapa saja ada disini, dari mana saja juga ada disini.

"Kami siap menjadi garda terdepan untuk menciptakan kedamaian di Tanahabang itu sendiri," tandasnya.

Sebagai informasi diberitakan sebelumnya, bentrokan terjadi di sekitar Kantor DPC Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar (BPPKB) Banten yang berlokasi di Tanah Abang.

Dalam peristiwa kejadian bermula ketika 3 anggota BPPKB yaitu Fikri, Isyam dan Encam sedang berada di kantor DPC BPPKB didatangi belasan orang pria tak dikenal. Dua pria tersebut membawa sajam dan langsung merusak markas DPC BPPKB.

3 Anggota BPPKB itu kemudian melaporkan kejadian perusakan itu kepada teman-temannya yang tengah berada di Polsek Tanah Abang. Kemudian, massa BPPKB mendatangi lokasi dan terjadi bentrokan.

Sebelumnya, pada Jumat sore melalui media sosial masyarakat diinfokan untuk menghindari kawasan Pasar Tanahabang karena terjadi tawuran antar dua kelompok massa.

Penulis:

Baca Juga