Bisnis Video Streaming Kian Prospektif, Catchplay+ Serius Garap Pasar Indonesia

  • Bagikan
Catchplay+
Catchplay memperbarui mereknya menjadi Catchplay+ di semua wilayah layanan termasuk di Indonesia, Taiwan dan Singapura

Beritakota.id, Jakarta- Layanan konten hiburan digital Asia Pasifik, Catchplay memperbarui mereknya menjadi Catchplay+ di semua wilayah layanan termasuk di Indonesia, Taiwan dan Singapura. Distributor film dan penyedia konten yang berbasis di Taiwan ini meluncurkan layanan konten digitalnya Maret 2016 di Taiwan dan kemudian diperluas ke Indonesia dan Singapura.

Saat ini Catchplay+ telah menjadi salah satu penyedia konten dan layanan digital premium terkemuka di Asia Tenggara dengan 4,2 juta pengguna dan jaringan distribusi yang mapan.

Chief Executive  Officer Catchplay Group Daphne Yang mengatakan dengan menyegarkan mereknya ke Catchplay+pihaknya berkomitmen untuk menyediakan lebih banyak jenis konten berkualitas tinggi. Selain deretan film blockbuster internasional dan lokal yang kuat pengguna juga akan menemukan serial drama, acara TV, dan dokumenter terkemuka, banyak tersedia secara ekslusif di Catchplay+ disamping peningkatan pengalaman untuk pengguna yang cerdas.

Ia juga menegaskan perbedaan terbesar Catchplay+ dari platform OTT (TV on demand) Asia lainnya adalah kontennya yang dipilih dengan baik dan pengalaman bebas iklan bagi pengguna.

“Kami tidak berpikir pengalaman menonton pengguna kami harus dikompromikan demi pendapatan iklan. Karena itu, kami adalah platform yang sepenuhnya bebas iklan,” paparnya

Layanan streaming video ini juga relatif terjangkau yang bisa diakses mulai Rp 22 ribu dan 49 ribu dengan banyak konten berkualitas termasuk film serial TV asli Taiwan, The World beetween Us dan The Making of An Ordinary Woman yang menduduki peringkat dua teratas dalam peringkat di pasar berbahasa mandarin.

Daphne Yang menambahkan, keterlibatan Catchplay+secara mendalam dengan industri produksi konten lokal juga menjadi fokus. “Kami sangat senang mengumumkan kemitraan digital ekslusif kami dengan Miles Films pada film blockbuster Indonesia terbaru, Bebas,” ungkapnya. Kedepan, pihaknya akan co-produksi dengan film maker Indonesia dan menargetkan 20 persen akan menyajikan konten film Indonesia.

“Film Bebas akan segera tersedia di Catchplay+ secara ekslusif mulai Februari 2020,” sebutnya

Catchplay+
Catchplay+mengumumkan kemitraan digital ekslusif kami dengan Miles Films pada film blockbuster Indonesia terbaru, Bebas

Sementara itu Mira Lesmana mengatakan saat ini  banyak layanan konten digital yang menayangkan film-film Indonesia, hal itu membuat merasa senang. Tentu saja kami senang karena pertumbuhan ini membuka jalur disitribusi yang semakin besar dan beragam bagi filmmaker untuk menjangkau lebih banyak penonton.

“Saya senang sekali film Bebas sebentar lagi akan dapat ditonton di Catchplay+ platform yang jaringannya secara signifikan terus berkembang luas,” ujarnya

Hal senada disampaikan dengan Riri Riza Sutradara film Bebas bahwa kehadiran layanan streaming video ini bisa menjadi barier bagi para pembajak film, karena ini era keterbukaan di era digital ini semua orang dimudahkan dengan mengaksesnya. Melalui platform ini juga film-film di era 90 an mungkin bisa diputar kembali dan akan memudahkan menontonnya, tentunya setelah 4 bulan penayangan di bioskop film Indonesia bisa ditayangkan di platform ini bagi pecinta film yang tidak mau ketinggalan.

“Saya senang sekali film Bebas akan tayang di Catchplay+. Tidak sabar menantikan tanggapan dari penontonnya. Semoga sama terhiburnya seperti penonton di bioskop menonton sambil bernyanyi dan bergoyang,” ujar Riri.

Catchplay+telah bermitra dengan sejumlah operator telekomunikasi dan TV berbayar seperti Telkom Indonesia, First Media, XL Home, produsen tv pintar, MiTV, LG, Sony TV, Tokopedia, Shopee, Gojek dan Bakmi GM.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *