Wujudkan One Planet One Health, Danone-AQUA Telah Tanam 2,5 Juta Pohon

Beritakota.id, Bogor -  Dalam mewujudkan One Planet One Health penyedia air minum dalam kemasan Danone-AQUA melakukan penanaman bibit pohon jambu mutiara yang terletak di area hutan konservasi Leuweung Larangan, Pancawati, Caringin, Kabupaten Bogor pada Jumat (20/12).

Kegiatan yang melibatkan sejumlah awak media ini sebagai komitmen perusahaan dalam menjalankan bisnis berkelanjutan melalui empat pilar kebaikan yaitu, kebaikan konsumer, kebaikan partner, kebaikan karyawan, dan kebaikan alam.

Suistanability Development Director, Karyanto Wibowo mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai inisiatif untuk tetap menjaga  kualitas dan kuantitasnya. Hingga tahun ini tercatat Danone AQUA telah menanam lebih dari 2,5 juta pohon, membangun lebih dari 1.300 sumur resapan, membangun lebih dari 57.000 biopori serta membangun fasilitas panen hujan.

Hal senada disampaikan Manager Sustainability Danone Indonesia, Arman Abdurahman mengatakan, bahwa penanaman pohon jambu mutiara dilakukan salah satunya sebagai upaya pelestarian alam sekitar.

“Ada dua tujuan di sini. Pertama untuk konservasi air sehingga dengan penanaman pohon ini maka kelembaban akan tinggi dan kemudian membuat tanah menjadi lebih subur,” ujarnya.

Penanaman pohon ini juga, lanjut Arman, untuk menyerap air hujan sehingga tidak langsung mengalir menuju sungai. Apalagi besaran run off di sini mencapai 40 persen.

“Idealnya bisa 10 persen. Itu sudah bagus. Jadi tadi kita tambahkan rorak dan grass trif supaya air akhir masuk ke situ. Kemudian top soil akan masuk ke situ sehingga tanaman tumbuh optimal,” imbuhnya.

Ia juga menambahkan tujuan penting lainnya adalah peningkatan kesejahteraan petani sekitar. Pohon-pohon jambu mutiara ketika sudah menghasilkan buah bisa menambah ekonomi petani.

“Untuk kegiatan hari ini ada sebanyak 40 bibit pohon jambu mutiara yang ditanam di sini,” jelas Arman.

Danone-AQUA juga menyampaikan laporan kepada publik melalui Laporan Keberlanjutan Danone-AQUA tahun 2017-2018.

(Fdl)

Penulis:

Baca Juga