Bersama OJK, Kemenkop dan UKM Pastikan Bank Umum Salurkan Kredit 20 Persen untuk UMKM

  • Bagikan
Menkop dan UKM
Menkop dan UKM Teten Masduki

Beritakota.id, Jakarta – Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki meminta perbankan umum mematuhi peraturan Bank Indonesia untuk menyalurkan kreditnya kepada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sebesar minumum 20 persen.

Pihaknya pun akan bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) agar peraturan Bank Indonesia betul-betul dipatuhi oleh bank.

“Sekarang tidak ada lagi alasan bank tidak salurkan kredit ke UMKM, ini juga terkait aspek keadilan ekonomi,” ujar Teten Masduki dalam konferensi persnya Rencana Kerja Kementerian Koperasi dan UKM Tahun 2020, di Gedung Smesco Indonesia, Rabu (8/1/2020).

Ia mengatakan, penyaluran kredit 70 persen masih oleh bank BRI dan Presiden saat ini meminta agar 80 persen ke UMKM. Lanjutnya, bank-bank umum yang tidak punya keahlian menyetorkan kredit ke UMKM agar berpartner dengan koperasi, fintech dan e-commerce.

Saat ini banyak e-commerce seperti yang terlibat dalam pengembangan UMKM seperti halnya startup Gojek yang bisa diajak kerja sama untuk kembangkan UMKM sektor makanan dan minuman, ada juga tokopedia, bukalapak dan lainnya.

Seperti diketahui, Bank Sentral menerapkan regulasi cukup ketat kepada perbankan untuk dapat menopang perkembangan UMKM di Indonesia. Salah satu dari regulasi itu bank harus dapat menyalurkan kredit UMKM sebesar minimum 20 persen dari total portofolio kreditnya di 2018 sesuai PBI No 17/12/PBI/2015.

Dengan demikian, diharapkan pelaku UMKM dapat lebih mudah mendapatkan akses pembiayaan dari bank. Kurangnya kapasitas permodalan selama ini menurut BI menjadi salah satu sumber hambatan pertumbuhan bisnis UMKM. (Ahmad Fadli)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *