Himpunan Pengusaha Online Internasional Targetkan 1 Juta Anggota

  • Bagikan

Beritakota.id, Jakarta – Himpunan Pengusaha Online Internasional (HIPO Internasional) merayakan hari jadinya yang pertama pada Minggu (19/1/2020) kemarin yang berlangsung di JIExpo Kemayoran Jakarta. Dalam perayaan hari jadinya tersebut juga diluncurkan aplikasi Histore atau e-commercenya bagi para anggota Hipo.

Sekjen Himpunan Pengusaha Online Internasional Ekky Noviar dalam Milad I Hipo ini menegaskan bahwa Hipo ini merupakan organisasi masyarakat bukan perusahaan investasi atau koperasi. Hipo Internasional didirikan pada 22 Desember 2018 di Jakarta yang dasar hukum pembentukannya berdasarkan undang-undang nomor 16 tahun 2017 tentang organisasi kemasyarakatan.

“Dalam rakernas Hipo juga hadir direktur organisasi kemasyarakatan Kementerian Dalam Negeri bahwa Hipo Aman. Aman disini ialah dengan telah keluarnya SK Kemenkum HAM, Hipo ini ormas yang berbasis digital, Hipo ormas yang berbasiskan anggota yang punya keminatan yang sama yaitu membangun pemberdayaan ekonomi UMKM,” ujarnya dalam konferensi persnya kemarin.

Ia mengatakan visi misi Hipo memiliki 5 pilar yaitu, mensejahterakan, memanusiakan, mendampingi, mencerdaskan, dan membahagiakan. Saat ini keanggotan Hipo telah mencapai 200 ribu anggota di seluruh Indonesia. Kini Hipo internasional sudah memiliki kepengurusan di 34 Provinsi di tingkat kabupaten/kota.

“Target tahun ini kami akan merekrut lebih banyak anggota mencapai 1 juta anggota. Adapun  persyaratannya untuk menjadi anggota cukup membayar iuran keanggotan Rp 150 ribu per tahun,” ujarnya

Siapa pun bisa menjadi anggota, orang mencari nafkah diluar pemerintahan merupakan UMKM. Karena pertumbuhan ekonomi nasional mayoritas ditopang oleh sektor UMKM.

Melalui aplikasi Histore atau Hipo Store ini anggota bisa melakukan promosi maupun penjualan secara online sesama anggota dengan produk unggulan dan terbaik dari daerah-daerah di Indonesia yang memiliki potensi ekspor.

Disamping itu Hipo Internasional akan terus mengadakan program pendidikan, latihan dan pengembangan, secara terus menerus yang berupa pembinaan sdm, teknis maupun pembentukan karakter dan jati diri organisasi serta anggotanya.

(Ahmad Fadli)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *