Menkop Teten Janjikan Sebar Voucher Bagi UMKM Jika Subsidi Gas 3 Kg Dicabut

Beritakota.id, Tangerang-Menteri Koperasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Teten Masduki mengakui pemanfaatan gas bersubsidi 3 kilogram banyak salah sasaran. Program subsidi dari pemerintah itu banyak dinikmati masyarakat mampu dan kalangan pengusaha.

Mantan aktivis antikorupsi ini mengaku telah menyiapkan skema dalam mendukung kegiatan usaha mikro dan kecil yang kerap menggunakan gas bersubsidi.

"Distribusi gas melon itu banyak penyimpangan, misalnya banyak orang yang mampu atau orang kaya justru menggunakan gas melon. Saya tahu rencana itu dikaitkan supaya subsidi itu tepat sasaran kepada si miskin yang butuh subsidi, ditambah anggaran subsidi tidak salah sasaran atau terbuang begitu saja. Maka dari itu, sekarang kita masih ikuti rencana yang ada," kata Teten Masduki usai menghadiri rapat akhir tahunan Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia di Kabupaten Tangerang, belum lama ini.

Kemenkop UKM telah menyiapkan anggaran khusus untuk pelaku UMKM, berkaitan dengan rencana pencabutan subsidi gas elpiji 3 kilogram.

"Anggaran untuk membantu para pelaku usaha mikro kecil dan menengah tentu kita siapkan. Tinggal nantinya, kita lihat keputusan selanjutnya, apakah nantinya gas bersubsidi itu akan dicabut atau sebaliknya," ucap Teten.

Lebih detail lagi, bentuk bantuan dimaksud untuk mendukung pelaku usaha mikro dan kecil dengan penerbitan voucher subsidi, yang akan diberikan kepada pelaku usaha yang berhak.

"Untuk penyaluran bantuan itu, nantinya ada kemungkinan dua cara, yang pertama kita terbitkan voucher bersubsidi dan yang kedua kita terapkan sistem transfer melalui rekening bank," jelasnya.

Kementerian akan bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk mendata warga berhak berdasarkan nama dan alamat.

"Terutama ya di sektor mikro. Nah, nanti kalau sudah terdata by name by address, langsung koordinasi ke kita sebagai pendamping, yang kemudian kita serahkan ke Kementerian ESDM," ujarnya. (Iin)

Penulis:

Baca Juga