Lestarikan Budaya, PANDI Daftarkan Domain Karakter Hanacaraka

Beritakota.id, Jakarta -Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI.id) menyiapkan strategi jitu dalam melebarkan volume pengguna.id diseluruh dunia.

Ketua PANDI Yudho Giri Sucahyo menyebut langkah awal yang dilakukan PANDI agar semakin bisa kokoh bersaing di pasar internasional adalah dengan melakukan perubahan pada logo, tagline, dan maskot di Tahun 2020.

"Pada logo baru terdapat tiga kombinasi warna, merah melambangkan keberanian, biru artinya trusted dan kredibel, hijau yang melambangkan teknologi. Lalu tagline lama yang awalnya "My Identity" diubah menjadi expressing your freedom penggunaan tagline bahasa Inggris tersebut dimaksudkan agar PANDI bisa semakin bersaing dan dikenal di internasional," ujar Yudho dalam konferensi persnya, Jumat (31/1).

Yudho mengatakan di 2020 ini akan ada beberapa lanjutan dan baru akan dimulai terhadap perusahaan, lembaga, instansi, organisasi dan lainnya.

Yang pertama adalah kerjasama PANDI dengan pengelola nama domain Australia (auDA) dan pengelola nama domain Portugis (DNS.PT) untuk membentuk tim gabungan dalam proyek pengembangan pengelolaan.TL nama domain Timor Leste yang dimotori dan difasilitasi oleh APTLD (asosiasi pengelola nama domain tingkat Asia Pasifik).

Selain itu adapula kerjasama antara PANDI dengan pihak keraton Yogyakarta, dimana keduanya berkomitmen dalam melestarikan budaya aksara daerah dan peningkatan literasi digital.

Selanjutnya PANDI akan mendaftarkan top level domain dengan menggunakan aksara hanacaraka (internasionalize domain name /IDN Hanacaraka) di internet corporation for assigned named and number agar bisa dipergunakan di internet.

Yudho mengungkap kerjasama lainnya adalah mendukung kegiatan yang berfokus pada cyber security melalui pendekatan multidisiplin berkontribusi dalam acara yang diselenggarakan oleh VU university dari Belanda dan Universitas Indonesia. (Ahmad Fadli)

Penulis:

Baca Juga