Sekilas Info

Digugat Anggotanya, Ini Tanggapan Ketua Umum DPP ASITA

ASITA
Ketua Umum  Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (DPP Asita) DR. N Rusmiati, M.Si

Beritakota.id, Jakarta - Ketua Umum  Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (DPP Asita) DR. N Rusmiati, M.Si., memberikan tanggapan tentang isu yang beredar, bahwa sangat disayangkan bahwa ada berita yg menyesatkan di media disertai komentar bahwa pengurus DPP akan dipolisikan.Hal ini dianggap sbg bentuk pelemahan DPP yang  secara sah terpilih melalui MUNASLUB tahun  2019 serta dapat merugikan nama baik ASITA dan pengurus didalamnya. Untuk itu DPP akan menyerahkan semua permasalahan tersebut kepada kuasa hukum agar dapat dilakukan langkah-langkah hukum yg di perlukan.

Lebih lanjut DR. N Rusmiati, M.Si., menambahkan bahwa  DPP ASITA dengan kepengurusan yang baru telah mengambil langkah-langkah perbaikan untuk ASITA yang lebih baik dan maju, adapun mengenai akta yg dipermasalahkan oleh segelintir anggota ASITA, bahwa ASITA telah membuat akte pendirian ASITA baru tahun 2016, DPP membantah bahwa ada 2 (dua) versi akta ASITA saat ini karena akta 2016 adalah merupakan bentuk penegasan atas akta 1975, Sesuai dengan yg tertulis di Akta pendirian tentang Jangka Waktu, pasal 5 Bahwa asosiasi didirikan pada tgl 7 Januari 1971 dan agar supaya dapat didaftarkan dan di kukuhkan didalam SISMINBAKUM untuk mendapatkan pengesahan Kumham.

Permasalahan lainnya, mengenai permasalahan keuangan DPD Asita Kalimantan Timur periode terdahulu, DPP telah mengambil langkah-langkah penyelesiaan dengan mendatangkan pengurus DPP ke DPD Kaltim pada tahun 2018 dan juga DPP telah merekomendasikan ke ketua DPD Kaltim dan pengurus baru untuk mengambil upaya hukum dalam menyelesaikan permasalahan tersebut.

Kemudian untuk Laporan pertanggung jawaban keuangan atau LPJ yg masih dipermasalahkan, DPP juga sudah berniat baik untuk membantu memperbaikinya dan akan melaporkan kepada anggota pada saat RAKERNAS nanti. LPJ seharusnya bukan merupakan tanggung jawab pengurus DPP saat ini yg baru bertugas kurang dari 1 tahun, Seharusnya itu merupakan tanggung jawab pengurus sebelumnya dimana orang-orang yang akan menggugat tersebut juga masuk dalam kepengurusan periode sebelumnya.

Begitupun pengaduan anggota ASITA JATIM ke DPP juga telah dalam proses penyelesaiaan, masalah ketidakpercayaan sekelompok anggota tidak bisa mewakili seluruh DPD JATIM, untuk itu upaya musyawarah dan mufakat tetap dikedepankan.

Penulis: Akmal

Baca Juga