Gandeng Lima Asosiasi Biro Travel, ASITA Sosialisasikan Penerbitan PPIU Kepada BPW Se-Indonesia

  • Bagikan

Beritakota.id, Jakarta – Menyikapi keputusan Kementrian agama RI (KMA) nomor 28 tahun 2020 akhir Januari 2020 lalu yang mencabut aturan sebelumnya yaitu KMA nomor 229 Tahun 2018 tentang moratorium penerbitan izin baru perusahaan travel umroh baru sejak April 2018.

Maka ASITA, Asosiasi Biro perjalanan Wisata Indonesia yang sudah berdiri sejak tahun 1971 dan menjadi induk dari organisasi Biro perjalanan Wisata di Indonesia dengan menggandeng 5 asosiasi atau organisasi Biro Perjalanan Umroh dan Haji yaitu HIMPUH, AMPHURI, ASPHURINDO, KESTURI DAN SAPUHI mengadakan program sosialisasi kepada Biro perjalanan wisata (BPW) se Indonesia.

Kegiatan ini dianggap penting agar para BPW anggota Asita, khususnya yang menangani Jamaah umroh paham dan mengerti bagaimana caranya untuk mengurus perijinan PPIU (Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umroh) yang sudah mulai dibuka kembali saat ini. Selain itu pencabutan moratorium ini juga memberikan kesempatan bagi BPW anggota ASITA di seluruh Indonesia untuk mengembangkan bisnisnya sehingga akan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Rangkaian kegiatan sosialisasi ASITA ini dimulai di Provinsi Jawa Barat dimana ASITA DPD Jawa barat bekerja sama dengan FKS PATUH JAWA BARAT (Forum komunikasi silaturahmi penyelenggaran umrohdan haji), DPD AMPHURI Jawa Barat dan DPD KESTURI melaksanakan kegiatan sosialisasi ini pada tanggal 13 Maret 2020 di Hotel Mercure Nexa Bandung.

Dalam kesempatan ini hadir Direktur Bina Umroh dan Haji Kementrian Agama Bapak HM. Arfi Hatim didampingi Kasi akreditasi PPIU Kementrian Agama Bapak Zakaria Anshori, Bapak Jajang Apipudin dari Kemenag Jabar yang juga di damping oleh Wakil Ketua umum DPP ASITA, Bapak Budijanto Ardiansyah, Kabid SDM dan LITBANG DPP ASITA Ibu Masrura Ram Idjal, Bapak Ketua FKS Patuh Bapak Wawan R. Miscbah, Sekjen DPD Amphuri Jawa Barat Ibu Lenny Riana dan Ketua DPD Kesturi Jawa Barat Serta 150 BPW di wilayah Jawa Barat.

Kegiatan sosialisasi dan ngobrol bareng ini selain membahas sosialisasi penerbitan izin untuk penyelenggaran umroh, proses akreditasi BPW dan PPIU juga membahas situasi terkini di Arab Saudi. Sebagaimana diketahui bahwa sejak 27 Februari 2020 Pemerintah Arab Saudi mengeluarkan larangan bagi Jemaah umroh di seluruh dunia untuk datang dan beribadah di tanah suci. Imbas dari larangan pemerintah Saudi tersebut menyebabkan ribuan jamaah umroh Indonesia gagal berangkat dan hingga hari ini belum diketahui hingga kapan kondisi ini akan berlangsung.

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *