Pemerintah Beri Subsidi DP Rumah MBR Rp 4 Juta

RUMAH MBR
Rumah MBR

Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bakal memberikan Rp 4 juta sebagai Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM) untuk rumah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Hal ini menjadi salah satu stimulus fiskal karena adanya wabah virus corona (Covid-19).

"Khusus untuk pembelian rumah tapak, MBR akan
mendapatkan manfaat tambahan yaitu pemberian sebagian uang muka KPR melalui
SBUM sebesar Rp4 juta dan untuk Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat sebesar
Rp10 juta," kata Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum
dan Perumahan Kementerian PUPR, Eko D. Heripoerwanto dalam keterangan yang
disampaikan dalam launching online, Jakarta, Selasa (31/3/2020).

Eko menambahkan, pemerintah juga memberikan Subsidi
Selisih Bunga (SSB). Pemerintah akan membayarkan subsidi sebesar selisih
angsuran dengan suku bunga pasar dari perbankan dengan angsuran yang dibayar
debitur atau nasabah.

Artinya angsuran KPR akan dikenakan suku bunga sebesar 5
persen per tahun selama 10 tahun. "Berdasarkan kinerja tahun-tahun
sebelumnya, ke-2 skim tersebut merupakan bentuk subsidi yang banyak diterima
masyarakat," kata Eko.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan
bantuan pada program rumah subsidi untuk membantu masyarakat kecil selama virus
corona. Pemerintah menyiapkan dua stimulus.

Pertama, pemerintah akan membayarkan selisih bunga.
"Pemerintah memberikan subsidi selisih bunga selama 10 tahun. Jika bunga
di atas 5 persen maka selisih bunganya akan dibayar pemerintah," kata
Presiden Jokowi saat video conference dari Istana Merdeka Jakarta, Selasa
(24/3/2020).

Kedua, pemerintah juga memberikan subsidi berupa bantuan
uang muka bagi masyarakat yang ingin mengambil kredit rumah bersubsidi.
"Anggaran total yang disiapkan Rp1,5 triliun," ujar dia

Penulis: Akmal

Baca Juga