Uji Vaksin Covid-19, Indonesia Ikut “Solidarity Trial”

  • Bagikan

Beritakota.id, Jakarta –  Pembahasan intensif tentang vaksin bagi virus corona yang telah menjangkiti lebih dari tiga juta orang di seluruh dunia – termasuk hampir 225 orang meninggal dunia – terus dilakukan di banyak negara.

Dalam jumpa pers yang dilakukan secara virtual di kantornya di Jakarta hari Rabu (29/4), Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan kerjasama internasional untuk memiliki vaksin dan obat-obatan unutk mengatasi virus mematikan ini merupakan sasaran pertama diplomasi Indonesia. Itulah sebabnya Indonesia, bersama sekitar 100 negara, ikut serta dalam uji medis – atau dikenal sebagai “solidarity trial” – yang dilakukan Badan Kesehatan Dunia WHO.

“Mengenai obat-obatan, Indonesia adalah satu di antara lebih dari seratus negara yang tergabung di dalam inisiatif Solidarity Trial WHO. Solidarity Trial tersebut ditujukan untuk mencari treatment paling efektif untuk pengobatan Covid-19,” kata Retno.

Ini merupakan bagian dari inisiatif “Access to Covid-19 Tools Accelerator” yang diluncurkan WHO baru-baru ini.

“Solidarity trial ini dilakukan melalui perbandingan antara pelaksanaan treatment yang standar dengan treatment yang menggunakan empat jenis obat yang sedang diuji coba, yaitu remdesivir, liponavir/ritonavir, liponavir/ritonavir dikombinasikan dengan interferon beta 1-a, dan chloroquine dan hidroxychloroquine,” imbuhnya.

Sejauh ini, ujar Retno, ada 22 rumah sakit di Indonesia yang tergabung dalam Slidarity Trial WHO, yakni RSPI Sulianti Saroso (Jakarta), RSUP Adam Malik (Medan), RSUP Hasan Sadikin (Bandung), RSUP Dr Soetomo (Surabaya), Rumah Sakit Universitas Udayana (Denpasar), RSUP Dr Karyadi (Semarang), RSUD Ambarawa, RSUP Dr Sardjito (Yogyakarta), RSUPN Dr Cipto Mangunkusomo (Jakarta), RSUD Dr Muwardi (Solo), RSUP Persahabatan (Jakarta), RSUP Dr Kandow (Manado), RSUP Dr Wahidin Sudirohusodo (Makassar), RSC Soeroyo (Magelang), RSUP Dr M. Jamil (Padang), Rumah Sakit Universitas Airlangga (Surabaya), RSUD Arifin Ahmad (Pekanbaru), RSUD Dr Ahmad Mukhtar (Bukit Tinggi), RSUD Dr Syaiful Anwar (Malang), Rumah Sakit Yarsi (Jakarta), RSPAU Dr Esnawan Antariksa (Jakarta), dan RSUP Sanglah (Denpasar).

Kerjasama di tingkat nasional dan internasional juga terus digalakkan. Sejauh ini tercatat Kimia Farma dan Gilead Sciences sedang menjajaki penggunaan remdesivir, dan kini menunggu hasil uji klinis di Amerika. Sementara Biofarma dan Lembaga Eikjman bekerjasama mengembangkan plasma darah untuk membantu pasien Covid-19 yang memiliki gejala sedang. Juga konsorsium pengembangan vaksin hasil kolaborasi Biofarma bersama Kemristek dan Lembaga Eijkman, yang juga mengikutsertakan mitra-mitra internasional.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *