Di Tengah Pandemi, MUI Ajak Umat Islam Gemakan Takbir Hingga Solat Idul Fitri dari Rumah

Beritakota.id, Jakarta - Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia yang terdiri dari pimpinan ormas-ormas Islam, Rabu (20/5), mengadakan rapat secara virtual untuk membahas pesan Idul Fitri. Pesan ini merupakan bimbingan atau arahan untuk umat Islam dalam menyambut Idul Fitri, termasuk pelaksanaan ibadahnya.

Juru bicara Dewan Pertimbangan MUI, Nur Achmad mengimbau umat Islam agar menyongsong Idul Fitri, 1 Syawal 1441 hijriah dengan penuh rasa syukur di tengah pandemi COVID-19 yang berdampak pada berbagai sektor kehidupan.

Dewan Pertimbangan MUI, katanya juga, meminta agar umat Islam menaati fatwa MUI tentang penyelenggaraan ibadah dalam situasi wabah COVID-19, dan pandangan para ahli kesehatan.

Lembaga tersebut juga menyerukan agar umat Islam menggemakan takbir, tahmid dan tahlil pada malam takbiran dari rumah masing-masing.

Lebih lanjut Nur Achmad mengatakan umat Islam yang berada di kawasan zona merah atau kawasan yang penyebaran virus coronanya tidak terkendali, hendaknya melaksanakan sholat Idul Fitri secara berjamaah bersama keluarga inti di rumah masing-masing.

Umat Islam yang berada di kawasan zona hijau, atau daerah yang penyebaran virus coronanya terkendali,dapat menunaikan sholat Idul Fitri di masjid dan lapangan, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan sebagai bentuk kehati-hatian

“Penentuan kawasan atau zona terkendali atau tidak terkendali diputuskan melalui musyawarah antara pemerintah dan MUI serta ormas-ormas Islam, artinya meskipun zona hijau tetapi kalau ada kesepakatan di daerah masing-masing semuanya masih ingin hati-hati, tetap tidak melaksanakan sholat tidak apa-apa” ujar Nur Achmad.

MUI juga mengimbau pemerintah agar konsekuen, transparan dan berkeadilan dalam menegakan kebijakan tentang pembatasan sosial berskala besar. Menurut Nur Achmad, jangan ada kesan pemerintah mengizinkan kegiatan-kegiatan yang mengundang orang berkerumun di tempat-tempat umum namun seolah menutup masjid untuk penyelenggaraan ibadah dan syiar keagamaan.

Penulis: Akmal

Baca Juga