Sekilas Info

Hari Ini Ratusan Terapis Pijat dan Pekerja Karaoke Sambangi Balai Kota

Ratusan pendemo dari pekerja karaoke, terapis pijat, hingga diskotek unjuk rasa di depan gedung Balai Kota Jakarta. (Suara.com/Bagaskara).

Beritakota.id, Jakarta -  Aksi unjuk rasa ratusan terapis pijat dan pekerja karaoke, hingga diskotek menyerbut Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (21/7/2020).

Di lokasi sejumlah massa mulai berdatangan ke depan kantor Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sejak pukul 09.50 WIB. Tampak mereka datang dengan berbagai atribut seperti poster hingga bentangan spanduk panjang bertuliskan protes mengenai kebijakan penutupan tempatnya bekerja selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Mayoritas dari mereka terlihat kompak mengenakan pakaian serba putih. Beberapa orang dari atas mobil komando mulai melakukan orasi untuk menyampaikan aspirasinya. Sementara itu, seperti dikutip suara.com belum mendapatkan konfirmasi berapa jumlah personel pengamanan dari kepolisian yang diterjunkan untuk mengawal aksi ini. Terlihat massa sudah hampir membanjiri jalan Merdeka Selatan depan gedung Balai Kota DKI. Adapun arus lalu lintas terlihat tersendat.

Unjuk rasa yang digelar ini untuk memprotes kebijakan penutupan tempatnya bekerja selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Sebelumnya, Ketua Asosiasi Pengusaha Hiburan Jakarta (Asphija), Hana Suryani, memperkirakan jumlah massa aksi bakal mencapai 1.000 orang. Bahkan jumlahnya bisa lebih banyak karena masih ada pihak lainnya diluar yang terdata ingin ikut unjuk rasa di kantor Gubernur Anies Baswedan itu.

Hana mengatakan pihaknya menuntut agar usaha sektor hiburan yang masih ditutup hingga saat ini bisa segera dibuka kembali. Menurutnya setelah tiga bulan lebih ditutup, banyak tempat usaha yang tidak sanggup lagi membiayai karyawannya.

Sumber: Suara.com
Penulis:

Baca Juga