Pemerintah Perbanyak Penyaluran Dana Subsidi Upah Pekerja Formal Hingga 3 Juta Rekening Per Minggu

Beritakota.id, Jakarta - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bakal memperbesar kapasitas penyaluran bantuan subsidi upah (BSU) atau bantuan langsung tunai (BLT) kepada para pekerja formal, dari yang semula 2,5 juta menjadi 3 juta rekening setiap pekan.

Kepala Biro Humas Kementerian Ketenagakerjaan, Soes Hindharno mengatakan, penyaluran subsidi gaji kepada 2,5 juta rekening pada tahap pertama telah sepenuhnya tersalur atau masih berada di bank perantara. Kini, pemerintah tengah bersiap menyalurkan subsidi gaji untuk 3 juta rekening pada batch (tahap) kedua.

"Angkanya lebih tinggi, tidak 2,5 juta lagi. Harapannya, sekurang-kurangnya 3 juta. Senin ini kami mulai melakukan cek dan ricek setelah menerima data dari BPJamsostek," katanya dalam siaran pers di Youtube Kemnaker.

Soes mengatakan pemerintah ingin mempercepat penyaluran BSU atau BLT kepada 15,7 juta pekerja. Penyaluran subsidi upah tahap pertama akan dilakukan dalam 5 gelombang, maksimum 30 September 2020. Menurutnya, berita acara penyerahan data calon penerima subsidi upah dari BPJamsostek kepada Kemnaker akan dilakukan hari ini, Senin (31/8/2020).

Setelah kementeriannya memeriksa ulang data tersebut, subsidi upah bakal segera disalurkan melalui bank penyalur. Soes menyebut subsidi upah akan diberikan kepada pekerja dengan gaji di bawah Rp5 juta. Pekerja juga harus terdaftar sebagai peserta aktif BPJamsostek, serta tercatat aktif membayar iuran hingga Juni 2020.

Selain pekerja, BLT atau BSU juga diberikan kepada pegawai pemerintah nonPNS (Pegawai Sipil Negara), termasuk guru honorer. Mereka bakal mendapatkan subsidi upah Rp600 ribu per bulan selama empat bulan atau senilai total 2,4 juta. Namun, pembayaran dilakukan setiap dua bulan dengan masing-masing sebesar Rp1,2 juta.

"Tahap pertama kan selesai akhir September. Sisanya kapan? Akan disalurkan lagi sampai akhir Desember," ujarnya. Sementara itu, Deputi Direktur Bidang Hubungan Masyarakat dan Antarlembaga BPJamsostek, Irvansyah Utoh Banja, mengatakan data nomor rekening penerima untuk pencairan tahap kedua bakal segera diserahkan ke Kemnaker pada pekan ini.

"Data untuk batch kedua akan disampaikan pekan ini ke Kemnaker untuk diproses pencairan sesuai dengan Permenaker No.14 Tahun 2020," kata Utoh dikonfirmasi, Senin (31/8/2020).

Namun, mengenai perkiraan jumlah rekening pekerja yang bakal menerima pencairan BSU atau BLT pekan ini, Utoh belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut.

"Nanti kami info berapa yang diserahkan untuk batch kedua," katanya. Pada Kamis, 27 Agustus 2020 Presiden Joko Widodo meresmikan pencairan BSU atau BLT di Istana Negara, Jakarta.

Bantuan itu untuk para pekerja dengan pendapatan di bawah Rp 5juta dan juga terdaftar sebagai anggota BPJamsostek aktif. BSU atau BLT tahap pertama disalurkan kepada yang memenuhi syarat untuk pemilik rekening di bank sebagai berikut: a. Rekening Bank Mandiri sebanyak: 752.18 b. Rekening Bank BNI sebayak: 912.097 c. Rekening Bank BRI sebanyak: 622.133 d. Rekening Bank BTN sebanyak: 213.622

Penulis: Akmal

Baca Juga