Presiden Jokowi Targetkan 5,8 Juta Dosis Vaksin Harus Masuk Daerah

Beritakota.id, Jakarta -  Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan targetnya terkait vaksinasi Covid-19 di seluruh Indonesia. Jokowi mengatakan, vaksinasi akan dimulai minggu depan dimana 34 provinsi di Indonesia telah menerima vaksin Covid-19 Sinovac.

Dalam pernyataannya, Jokowi menuturkan pada tahapan pertama, pemerintah menargetkan bulan Januari sebanyak 5,8 juta dosis vaksin harus masuk ke daerah. Lalu pada bulan Februari harus ada 10,45 juta dosis vaksin, dan pada Maret harus ada 13,3 juta vaksin yang masuk ke daerah-daerah di Indonesia.

“Dan bisa dilaksanakan vaksinasi oleh daerah. Bulan-bulan berikutnya akan saya sampaikan pada waktu yang akan datang,” ujar Jokowi dalam rapat terbatas dengan para menteri yang disiarkan secara daring, Rabu (6/1/2021). Selain itu, dia juga menyampaikan terkait jumlah dosis yang sudah dipesan oleh pemerintah. Jokowi menyebut ada sekitar 329,5 juta dosis vaksin yang sudah dipesan oleh Indonesia.

Jumlah tersebut meliputi vaksin Sinovac yang sudah terkirim yaitu 3 juta dosis dan adanya tambahan sebanyak 122,5 juta dosis. Kemudian vaksin Novavax sebanyak 50 juta dosis, Covax Gavi sebanyak 54 juta dosis, AstraZenecca sebanyak 50 juta dosis, dan Pfizer sebanyak 50 juta dosis.

“Pengaturannya nanti dilakukan oleh menteri kesehatan. Oleh sebab itu, kita minta kesiapan-kesiapan kita dalam rangka menuju vaksinasi betul-betul dikontrol oleh para gubernur,” jelasnya.

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, mengatakan bahwa vaksinasi Covid-19 di Indonesia akan perdana dilakukan pada 13 Januari 2021. Nantinya, penyuntikkan ini diikuti secara serentak di 34 provinsi di Indonesia. Juru Bicara Vaksin Covid-19 Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tramidzi, membenarkan kabar tentang tanggal vaksinasi Covid-19 di Indonesia.

Penulis: Akmal

Baca Juga