Membongkar Tren Digital Media 2021 Bersama Pakar di Siberkreasi Hangout Online

Beritakota.id, Jakarta - Teknologi mengubah segalanya, tak terkecuali media massa. Dengan semakin berkembangnya teknologi, lahirkan banyak terobosan baru dalam industri media. Transformasi dari media cetak dan media elektronik ke media digital bukanlah sebuah akhir. Justru ini menjadi pembuka dalam proses pengembangan media di jalur digital.

Dalam hitungan bulan, lahir banyak cara baru berinteraksi dengan audiens. Membuat pengelola media harus selalu update dengan perkembangan teknologi terkini. Update dengan platform baru yang efektif digunakan untuk menyebarkan konten. Baik melalui website, media sosial, gambar dan video digital, audio digital dan lain-lain yang bisa menyebarkan pesan secara real time, dan menerobos hambatan ruang.

Sejujurnya, meramalkan tren media di tengah cepatnya perkembangan teknologi (yang juga didukung oleh hadirnya pandemi COVID-19) bukanlah hal mudah. Saat semua audiens mencurahkan perhatiannya pada media digital, pengembang platform juga tertantang mengembangkan fitur-fitur baru dalam produknya dengan cepat. Semuanya dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan pengguna.

Untuk mengetahui bakal seperti apa Tren Digital Media di tahun 2021, Siberkreasi Hangout Online episode 40 yang digelar Kamis, 21 Januari 2021 mengangkat tema “Tren Digital Media 2021”. Acara yang digelar oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika dan Siberkreasi ini menghadirkan praktisi dan pengamat media yang akan memberi gambaran kepada audiens seputar arah perkembangan media digital di tahun 2021.

Acara yang juga didukung oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Facebook ini dipandu oleh Annisa Virdianasari dan Larry Nullanov. Hadir sebagai narasumber Shafiq Pontoh, penggiat media sosial yang juga adalah Chief Strategic Officer dari Provetic, konsultan strategi berbasis data yang bermarkas di Jakarta. Hadir juga Glenn Jolodoro, Chief Operational Officer Digital Nusantara, konsultan digital yang bergerak di konten dan periklanan, serta Ridzki Aulia Saputra yang merupakan Country Head Mobile Premiere League.

Bersama tiga narasumber ini, dibahas tuntas tren-tren baru seputar digital media, hal-hal apa saja yang kira-kira akan muncul di tahun 2021, dan tentu saja berbagai tips dan trik untuk memaksimalkan penyebaran pesan melalui platform digital.

Salah satu yang menarik dalam acara ini adalah pentingnya sosial media untuk pelaku UMKM. Shafiq Pontoh, memberikan pandangan tentang apa yang harus dilakukan pelaku UMKM agar bisa mendapat loyal konsumen. Salah satunya lewat jalur digital.

“Tentukan produk-produk yang dibutuhkan oleh konsumen dan identifikasi produk agar mendapatkan loyal konsumen. Serta manfaatkan fitur platform digital,” jelas Shafiq.

Dengan adanya perubahan perilaku belanja konsumen ke arah digital, diperlukan juga kerangka berfikir yang tepat untuk memanfaatkan sosial media agar tepat sasaran. Untuk itu, Glen Jolondoro mengajak audiens untuk terjun lebih dalam ke dunia digital.

“Kita harus mempunyai struktur atau kerangka berfikir dalam pemanfaatan sosial media di ranah digital agar tepat sasaran. Memanfaatkan semua platform digital dan mempelajari lebih dalam tiap platform sesuai fungsinya,” jelas Glenn.

Glenn menambahkan bahwa yang menjadi kunci di tahun 2021 adalah pengelolaan konsumen. Bagaimana konsumen yang menggunakan jasa atau membeli produk kita bisa repeat order dan menjadi pelanggan. Untuk itu, menghadirkan produk atau jasa yang memiliki nilai dan dirasakan langsung oleh konsumen adalah keharusan. Karena, konsumen tidak hanya melihat harga, tapi juga nilai dari brand yang dimiliki.

Dari sektor industri game, Ridzki Aulia Saputra sedikit memberi gambaran seputar tren di tahun 2021. “Di tahun 2021 game mobile akan mendominasi dan bahkan leading. Industri game bahkan akan lebih besar dari industri film atau yang lainnya. Pengguna game online seiring dengan kuatnya internet yang meluas dan mudah di Indonesia,” beber Ridzki, panjang lebar.

Penulis: Ahmad Fadli

Baca Juga