Pemkot Bogor Terapkan Ganjil Genap untuk Kurangi Mobilitas Masyarakat

Beritakota.id, Bogor - Pemerintah Kota Bogor akan memberlakukan sistem ganjil genap untuk semua jenis kendaraan hal tersebut dilakukan untuk mengurangi kerumunan masyarakat di tengah pandemi covid-19.

Hal ini menurut Walikota Bogor Bima Arya perlu dilakukan karena masih tingginya angka penularan Covid-19 di Kota Bogor.

"Ini untuk mengurangi mobilitas warga. Kita tidak mungkin memberlakukan lockdown total. Karena itu, metode ganjil genap ini kita rencanakan untuk mengurangi mobilitas warga," tegas Bima

Aturan ganjil genap akan diberlakukan dimulai pada hari Sabtu (6/2) dan Minggu (7/2) karena menurut Bima pada hari Jumat ini, masih dilakukan proses sosialisasi ke masyarakat.

Setiap kendaraan yang memiliki plat nomor tidak sesuai dengan tanggal diberlakukannya ganjil genap akan diminta putar balik.

"Kendaraan yang akhirnya (plat nomor) genap misalnya, dibolehkan di tanggal genap. Tapi tentunya kita memahami bahwa perlu ada proses sosialisasi. Mulai besok kita sosialisasi sehingga Sabtu dan Minggu seluruhnya bisa mematuhi aturan ini," tegas Bima.

Sementara itu, Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo mengatakan, aturan ganjil genap ini akan diberlakukan di semua ruas jalan di Kota Bogor untuk semua kendaraan pribadi. Hanya kendaraan tertentu, seperti logistik dan kebutuhan darurat lainnya yang mendapat pengecualian.

"Semua ruas jalan. Nanti dari Polresta akan mengawasi jalan protokol, akan mengingatkan warga sejak keluar rumah. Tapi untuk kendaraan angkutan, ambulans, pelayanan sosial, sembako, dan lainnya, dapat pengecualian. Kalau masyarakat pengendara roda 4 atau roda 2, kami putar balik arah," tegas Susatyo.

Penulis: Fadli

Baca Juga