Masih Belia, Calon Istri Abdul Somad Hafal Al-Qur’an

  • Bagikan
Ustad Abdul Somad dan calon istrinya

Beritakota.id, Jakarta –  Ustadz Abdul Somad akan menikahi gadis cantik berusia 19 tahun. Gadis cantik yang bernama Fatimah Az Zahra Salim Barabud itu adalah salah satu santriwati di Pondok Modern Darussalam Gontor Putri di Mantingan, Ngawi.

Memiliki paras cantik, tidak banyak yang tahu jika Fatimah adalah salah satu penghafal Al Quran. Fatimah yang merupakan anak kedua ini juga berasal dari keluarga agamis dan terpandang.

“Keluarga dari Pak Salim orang yang agamais. Dia juga anak-anaknya mondok semua. Keluarga santri,” kata Anang Khoirudin selaku Kasi Kesra Desa Kepuhkembeng kepada media. “Fatimah mondok di Gontor. (Dia) penghapal Al Quran. Mungkin dari punyanya itu memperkenalkan ke UAS,” lanjut Anang.

Anang juga menyebut jika ternyata ayah Fatimah Az Zahra adalah orang yang mempersiapkan semua syarat pernikahan Fatimah. “Untuk Fatimah ini anak kedua, berawal dari orang tua putri Pak Salim datang ke kantor desa menemui saya sebagai Kasi Kesra Desa Kepuhkembeng, menyerahkan berkas untuk pendaftaran nikah anaknya,” jelas Anang.

Ustads Abdul Somad dan Fatimah akan menikah usai lebaran, tepatnya tanggal 20 Mei 2021. Walau ada jarak usia, tapi Anang mengatakan hal tersebut tidaklah masalah.

“Kalau jarak antara umur calon istri dan calon suami tidak masalah. Masing-masing calon mempelai minimal 19 tahun. Mempelai putra 44 tahun, mempelai putri sudah 20 tahun,” jelas Anang.

Ayah Fatimah adalah pria keturunan Arab yang bernama Salim Sholeh Barabud, dan tinggal di Perum Kepuh Permai, Desa Kepuhkembeng, Kecamatan Peterongan, Jombang. Ayah Fatimah bukanlah orang biasa, karena dia adalah bos toko emas di Pasar Peterongan dan Sumobito.

“Usahanya toko emas. Kalau tidak salah, tokonya ada di Pasar Peterongan dan Sumobito. Tapi sudah lama tinggal di Perumahan Kepuh Permai,” kata Kepala Desa (Kades) Kepuhkembeng, Kecamatan Peterongan, Suprapto, Sabtu (24/4) dilansir Berita Jatim. “Ustaz Abdul Somad numpang nikah di Jombang. Bukan pindah tempat. Dua minggu lalu suratnya saya tandatangani, kemudian dibawa ke KUA (Kantor Urusan Agama) setempat,” imbuh Suprapto.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *