Akibat Kerumunan Tanah Abang, Semua Pasar di Jakarta Dilakukan Pengetatan Pengunjung

Buntut Kerumunan Tanah Abang, Semua Pasar di Jakarta Berlaku Pengetatan Pengunjung/ Instagram

Beritakota.id, Jakarta -  Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, protokol kesehatan di kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat akan lebih diketatkan. Pasalnya, menjelang Lebaran Idulfitri, para pengunjung pasar tersebut terus membludak.

"10 hari menjelang Lebaran, Pemprov DKI Jakarta berkolaborasi bersama TNI/Polri melakukan pengendalian keramaian yang terjadi di Pasar Tanah Abang. Mulai hari ini di setiap kawasan pasar di ibu kota akan diberlakukan pengetatan pengendalian pengunjung, supaya potensi klaster baru Covid-19 bisa diminimalisir," tulis Anies di akun Instagram miliknya @aniesbaswedan yang dikutip Senin, 3 Mei 2021.

Anies menambahkan, agar dapat memantau protokol kesehatan secara baik, pihaknya menerjukan ribuan personel gabungan. Pasukan terdiri dari unsur TNI/Polri dan Satpol PP serta Dishub DKI.

"Untuk mengendalikan kerumunan di Pasar Tanah Abang hari ini, sekitar 5.000 personel gabungan unsur Polri, TNI, dan Satpol PP dikerahkan untuk mengawasi pengunjung, yang sejak 1 Mei mengalami lonjakan sekitar 87 ribu orang, dari yang biasanya yang hanya berkisar 35 ribu orang. Bahkan, hari ini diperkirakan mencapai 100 ribu pengunjung," tambahnya.

Diketahui, setiap menjelang Hari Raya Idulfitri, Pasar Tanah Abang terus diserbu oleh pengunjung yang hendak berbelanja pakaian muslim.

Mulai dari hijab, gamis, peci, alat salat dan lain sebagainya menjadi barang incaran warga. Banyaknya pengunjung yang hadir membuat di lokasi timbul kerumunan sampai pada akhirnya petugas terpaksa mengambil langkah tegas agar tida terjadi penularan Covid-19.

Penulis: Fadli

Baca Juga