JARKOM Mempertajam Tombak Komunikasi Pemerintah

  • Bagikan
Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) bekerja sama dengan Kantor Staf Kepresidenan (KSP) menggelar pelatihan jurnalistik bertajuk JARKOM (Jadi Pintar Bareng Kominfo Newsroom) bagi tenaga kehumasan di kementerian dan lembaga

Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) bekerja sama dengan Kantor Staf Kepresidenan (KSP) menggelar pelatihan jurnalistik bertajuk JARKOM (Jadi Pintar Bareng Kominfo Newsroom) bagi tenaga kehumasan di kementerian dan lembaga.

JARKOM yang berlangsung selama empat hari pada 14 hingga 17 Juni 2021 ini bertema “Teknik Penulisan Storytelling”. Kominfo dan KSP bertujuan melalui JARKOM ini dapat meningkatkan kinerja Humas Pemerintah dengan memberikan pemahaman bagaimana menyampaikan kebijakan dan program pemerintah dengan cara bercerita atau storytelling. Dengan kemasan storytelling, diharapkan pesan yang ingin disampaikan pemerintah dapat diterima dan meningkatkan partisipasi publik terhadap proses pembangunan.

Direktur Pengelolaan Media Kominfo, Sumiati mengatakan peran humas Pemerintah ke depan sangat besar terutama dalam pemenuhan hak publik terhadap informasi. “Humas pemerintah merupakan ujung tombak dalam menyampaikan program dan kinerja pemerintah,” katanya, saat membuka acara JARKOM, Senin (14/6/2021) 

JARKOM diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting dengan menghadirkan narasumber Widiarsi Agustina, selaku Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Kepresidenan dan Leila Chudori, seorang penulis dan sastrawan. Dalam penjelasannya, Widiarsi mengatakan publik dan media butuh narasi, butuh story. “Bukan sekedar informasi penting, agar publik trust dan ikut berpartisipasi,” katanya.

Widiarsi juga menambahkan pesan kepada seluruh ASN agar tetap semangat untuk belajar dan berlatih, serta terus berkreasi.

Sementara itu, Leila berbagi wawasan secara detail bagaimana melatih penulisan naratif. “Di dalam semua bentuk penulisan, penulis harus mampu bernarasi. Tentukan intro/lead yang mencuri perhatian, berceritalah dengan bahasa yang pas, namun tidak bertele-tele,” jelasnya.

Salah satu tips dari Leila dalam penulisan storytelling adalah memperbanyak latihan menulis sendiri dan membaca baik non fiksi maupun fiksi, karena itulah yang melatih kita dalam penulisan dan menentukan pemilihan bahasa.

Selama empat hari Webinar Pelatihan Jurnalistik JARKOM diikuti oleh para humas kementerian/lembaga di bawah naungan Kementerian Koordinator Bidang Polhukam, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Koordinator Bidang PMK, dan Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi. Setiap harinya ada lebih dari sekitar 50 orang ASN dari Kementerian/Lembaga terkait yang berpartisipasi dalam kegiatan

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *