Beritakota.id, Jakarta – Cinta Quran Foundation bersama Rumah Sakit Islam (RSI) Bogor meluncurkan pengembangan rumah sakit berbasis wakaf produktif sebagai upaya memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat. Kolaborasi yang diumumkan bertepatan dengan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Hari Jadi Bogor (HJB), serta milad RSI Bogor pada Rabu (1/7/2026) tersebut diharapkan menjadi model pelayanan kesehatan yang mengedepankan profesionalisme, keberlanjutan, dan kepedulian sosial.

Melalui sinergi ini, RSI Bogor akan mengembangkan sistem pelayanan yang mengintegrasikan layanan kelas premium dan kelas dhuafa dalam satu ekosistem rumah sakit. Konsep tersebut dirancang agar seluruh masyarakat, tanpa memandang latar belakang ekonomi, dapat memperoleh layanan kesehatan yang berkualitas dengan standar pelayanan yang sama.

Dewan Pembina Cinta Quran Foundation sekaligus Wakil Ketua Yayasan RSI Bogor, Ustadz Fatih Karim, menjelaskan bahwa pengembangan kelas premium bukan bertujuan mengejar keuntungan komersial, melainkan menjadi instrumen wakaf produktif yang hasilnya digunakan untuk membiayai pelayanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu.

“Bukan untuk tujuan bisnis, tetapi karena ini adalah wakaf produktif. Revenue yang masuk dari kelas premium akan digunakan sebagai bantuan bagi masyarakat dengan kondisi ekonomi yang lebih rendah,” ujar Fatih Karim.

Ia menegaskan, seluruh keuntungan bersih dari layanan premium akan dialokasikan untuk mendukung operasional pelayanan medis bagi pasien dhuafa. Dengan demikian, setiap pasien yang menggunakan layanan premium secara tidak langsung turut berkontribusi dalam membantu masyarakat yang membutuhkan akses layanan kesehatan.

Baca juga: Cinta Quran Foundation Gelar RUPW 2026, Luncurkan Program 99 Masjid Asmaul Husna

Sebagai bentuk komitmen terhadap penguatan layanan kesehatan berbasis filantropi Islam, Cinta Quran Foundation juga menyerahkan dana zakat secara simbolis kepada RSI Bogor. Dana tersebut akan dimanfaatkan untuk membantu biaya pengobatan para mustahik, sehingga mereka dapat memperoleh layanan kesehatan yang layak tanpa terkendala biaya.

Menurut Fatih Karim, bergabungnya RSI Bogor ke dalam jaringan Cinta Quran Foundation merupakan langkah strategis untuk memperluas implementasi wakaf produktif di sektor kesehatan. Selama ini, yayasan tersebut telah mengembangkan berbagai program kesehatan, di antaranya Rumah Singgah Al Fatih serta Apotek Berkah Berjamaah di Bandung.

Ia optimistis pengalaman dalam mengelola program sosial berbasis wakaf dan zakat akan memperkuat pelayanan RSI Bogor sekaligus memperluas jangkauan manfaat bagi masyarakat.

Lebih jauh, Fatih Karim berharap model rumah sakit berbasis wakaf produktif ini dapat menjadi contoh pengelolaan aset umat yang profesional, transparan, dan berkelanjutan. Selain meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, konsep tersebut juga diharapkan mampu mempercepat pembangunan fasilitas rumah sakit, pengadaan peralatan medis modern, serta memperluas layanan bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Insya Allah, integrasi Cinta Quran Foundation memastikan aset umat akan dikelola secara profesional dan transparan, sebagaimana kami mengelola aset umat lainnya,” pungkasnya.

Melalui kolaborasi ini, Cinta Quran Foundation dan RSI Bogor berharap rumah sakit wakaf produktif dapat menjadi model pelayanan kesehatan yang tidak hanya mengutamakan kualitas layanan medis, tetapi juga menghadirkan sistem pembiayaan yang berkeadilan sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *