Beritakota.id, Brebes – Fenomena pengemis anak hingga badut jalanan semakin marak terlihat di sejumlah persimpangan lampu merah kawasan perkotaan Brebes. Kondisi tersebut memunculkan keresahan masyarakat karena aktivitas meminta-minta kini menjadi pemandangan rutin di jalan protokol hingga pusat keramaian kota.
Penelusuran Beritakota.id pada Selasa (12/5/2026) menemukan aktivitas pengemis di sedikitnya empat titik persimpangan utama di wilayah perkotaan Brebes.
Di Simpang Gedung Nasional, Jalan Jenderal Soedirman yang merupakan jalan protokol kota, seorang gadis kecil terlihat berulang kali menghampiri kendaraan yang berhenti saat lampu merah. Anak tersebut tampak menengadahkan tangan kepada pengendara motor maupun mobil yang melintas.
Pemandangan serupa juga terlihat di Simpang Islamic Center Brebes. Seorang perempuan paruh baya berbaju daster, mengenakan topi petani dan masker, terlihat berkeliling sambil membawa gelas plastik untuk meminta uang kepada para pengendara.
Ia tampak memanfaatkan jeda lampu merah untuk berpindah dari satu kendaraan ke kendaraan lainnya.
Sementara itu, di persimpangan Jalan Proklamasi dekat Kantor Bupati Brebes, seorang pengamen berkostum badut menjadi pemandangan yang hampir selalu ada setiap hari.
Dengan membawa kaleng bekas biskuit, badut tersebut menyusuri antrean kendaraan di bawah lampu merah untuk meminta uang dari pengendara.
Menurut warga sekitar, sosok badut itu sudah cukup lama mangkal di lokasi tersebut.
Baca juga: Truk Hino Seruduk Becak dan Tiga Motor di Pantura Brebes, Satu Tewas
Kondisi yang lebih kompleks terlihat di Simpang Alun-alun Brebes. Di lokasi itu, seorang pria penyandang disabilitas menggunakan kursi roda tampak rutin meminta-minta dengan membawa kantong plastik untuk menampung sumbangan.
Pada waktu tertentu, pria tersebut juga memutar lagu religi menggunakan pengeras suara portabel. Selain itu, dua remaja berkostum karakter kartun juga kerap terlihat meminta uang di area yang sama.
Warga yang rutin melintasi kawasan tersebut mengaku resah, namun bingung harus bersikap seperti apa.
“Tiap berhenti di lampu merah, pasti ada yang minta-minta. Di Simpang Gedung Nasional malah sering ada gadis kecil,” kata Hasim, seorang pengendara mobil yang ditemui di lokasi.
Keluhan serupa disampaikan Nur Aini, pekerja swasta yang setiap hari melintasi jalan protokol Brebes.
“Tiap hari pasti ada yang mangkal, dan orangnya itu-itu saja,” ujarnya.
Kepala Satpol PP Brebes, Caridah mengakui pihaknya telah berulang kali melakukan patroli dan razia terhadap para pengemis di sejumlah persimpangan jalan.
Namun, menurutnya, penertiban tersebut belum memberikan hasil permanen karena para pengemis kembali muncul beberapa hari setelah razia dilakukan.
“Satpol PP sudah beberapa kali patroli. Hari berikutnya memang tidak ada. Tapi minggu berikutnya muncul lagi. Nanti kami patroli lagi,” kata Caridah. (***)

