Beritakota.id, Jakarta – Sampoerna University mencatat sejarah sebagai universitas pertama di Indonesia dan satu-satunya di Asia Tenggara yang memperoleh akreditasi institusional dari New England Commission of Higher Education (NECHE), lembaga akreditasi pendidikan tinggi di Amerika Serikat yang juga mengakreditasi Harvard University, Yale University, Massachusetts Institute of Technology (MIT), serta lebih dari 200 institusi pendidikan tinggi terkemuka di empat benua.

Pencapaian ini membuka peluang baru bagi mahasiswa Indonesia untuk memperoleh gelar sarjana empat tahun di dalam negeri dari perguruan tinggi yang telah memperoleh akreditasi institusional NECHE tanpa harus menempuh pendidikan di luar negeri. NECHE sendiri merupakan lembaga akreditasi yang diakui oleh Departemen Pendidikan Amerika Serikat.

Sebagai perbandingan, biaya pendidikan sarjana selama empat tahun di universitas swasta Amerika Serikat yang telah terakreditasi NECHE umumnya mencapai USD200.000 hingga USD300.000. Kini, standar akreditasi institusional yang sama dapat diakses di Jakarta dengan biaya yang jauh lebih terjangkau.

Presiden Sampoerna University, Dr. Marshall Schott, mengatakan pencapaian tersebut bukan hanya menjadi tonggak penting bagi institusinya, tetapi juga bagi dunia pendidikan tinggi Indonesia.

“Bukan sekadar pencapaian bagi Sampoerna University, kini Indonesia bergabung dengan sembilan negara lain yang memiliki universitas dengan akreditasi institusional NECHE, standar yang membentuk pendidikan tinggi Amerika. Mahasiswa Indonesia kini tidak lagi harus memilih antara tetap di tanah air atau memperoleh gelar yang diakui secara global,” ujar Marshall Schott.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D., menilai capaian tersebut menjadi sinyal positif bagi penguatan ekosistem pendidikan tinggi nasional.

Menurutnya, akreditasi institusional NECHE yang diraih Sampoerna University menunjukkan bahwa perguruan tinggi Indonesia memiliki kapasitas untuk membangun tata kelola, proses pembelajaran, serta sistem penjaminan mutu yang memenuhi standar internasional.

“Pemerintah mendorong semakin banyak perguruan tinggi di Indonesia untuk terus melakukan transformasi, memperkuat kualitas akademik, riset, inovasi, serta kolaborasi internasional. Dengan demikian, pendidikan tinggi Indonesia semakin berdampak bagi masyarakat, dunia usaha, dunia industri, dan pembangunan nasional,” katanya.

Baca juga: Sampoerna University Juara HSBC Indonesia Business Case Competition 2026, Wakili Indonesia di Hong Kong

Berbeda dengan program kemitraan atau twinning program, akreditasi institusional NECHE diberikan langsung kepada Sampoerna University sebagai sebuah institusi. Dengan demikian, setiap ijazah yang diterbitkan universitas tersebut dievaluasi berdasarkan standar institusional perguruan tinggi Amerika Serikat, tanpa bergantung pada universitas mitra di luar negeri.

Marshall Schott menambahkan bahwa setiap lulusan Sampoerna University kini membawa kredensial akademik yang dievaluasi berdasarkan standar yang sama dengan universitas-universitas terkemuka di Amerika Serikat.

“Hal ini membuka peluang yang lebih besar bagi mahasiswa kami untuk melanjutkan studi pascasarjana, membangun karier internasional, sekaligus memperkuat posisi Indonesia di peta pendidikan global,” ujarnya.

Senada dengan itu, Kemendiktisaintek menegaskan pentingnya pendidikan tinggi sebagai wadah untuk mencetak talenta unggul yang adaptif, inovatif, dan mampu bersaing di tingkat global, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan nasional tanpa harus meninggalkan Indonesia.

Untuk memperoleh status akreditasi tersebut, Sampoerna University menjalani proses evaluasi yang komprehensif sejak dinyatakan eligible for candidacy oleh NECHE pada November 2021. Selama proses tersebut, universitas mengikuti berbagai tahapan penilaian yang ketat, mulai dari asesmen oleh panel akademik internasional hingga sejumlah kunjungan lapangan secara langsung.

Tim asesor NECHE turut mengevaluasi berbagai aspek institusi, mulai dari kualitas dosen, fasilitas kampus, sistem pembelajaran, layanan mahasiswa, hingga tata kelola universitas secara menyeluruh.

Dengan memenuhi lima standar utama NECHE yang mencakup tata kelola institusi, kualitas akademik, capaian pembelajaran mahasiswa, efektivitas kelembagaan, serta integritas dan transparansi, Sampoerna University kini menerapkan standar yang setara dengan perguruan tinggi terakreditasi di Amerika Serikat. Standar tersebut diterapkan pada berbagai aspek, mulai dari kurikulum, rekrutmen dan pengembangan dosen, fasilitas laboratorium, sistem penjaminan mutu akademik, hingga tata kelola institusi, dengan tetap mengacu pada seluruh ketentuan pendidikan tinggi yang berlaku di Indonesia. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *