Beritakota.id, Brebes — Akses menuju lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Wlahar, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, kini tidak lagi terkendala setelah jembatan bailey resmi terpasang di area proyek.

Pemasangan jembatan tersebut menjadi solusi atas hambatan logistik dan mobilitas pekerja yang sebelumnya mengganggu proses pembangunan sekolah bagi masyarakat kurang mampu itu.

Pembangunan jembatan bailey dilakukan melalui dukungan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah guna mempercepat penyelesaian proyek pendidikan tersebut.

Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma, mengatakan keberadaan jembatan menjadi infrastruktur penting untuk mendukung kelancaran konstruksi Sekolah Rakyat.

“Pemerintah daerah berkomitmen mendukung fasilitas penunjang demi kelancaran pembangunan Sekolah Rakyat untuk kepentingan masyarakat,” ujar Paramitha, Kamis (14/5/2026).

Sebelumnya, Paramitha bersama Wakil Bupati Brebes Wurja dan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah meninjau langsung lokasi proyek pada 27 April 2026 malam. Saat itu progres pembangunan fisik baru mencapai sekitar 4 persen.

Baca juga: Menteri PU Turun Tangan, Jembatan Bailey Brebes Diperkuat Demi Kejar Target Sekolah Rakyat

Untuk mengejar target penyelesaian, pekerjaan konstruksi dilakukan selama 16 jam setiap hari, mulai pukul 06.00 hingga 22.00 WIB. Pembatasan operasional hingga malam hari diterapkan karena lokasi proyek berada dekat kawasan permukiman warga.

“Karena dekat dengan pemukiman, kami pertimbangkan agar tidak terlalu mengganggu jam istirahat masyarakat. Tapi pengerjaan tetap dimaksimalkan seefektif mungkin dan insyaallah target Juni 2026 bisa selesai,” katanya.

Perwakilan Dinas PUPR Jawa Tengah, Eko, memastikan seluruh sumber daya terus dikerahkan agar pembangunan selesai sesuai jadwal.

“Kita tetap optimal bekerja di sini sampai target yang sudah ditetapkan tercapai agar segera bisa dimanfaatkan anak didik,” ujarnya.

Sekolah Rakyat tersebut dirancang sebagai fasilitas pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu di Kabupaten Brebes. Dengan tersambungnya akses jembatan, distribusi material dan operasional proyek kini diharapkan berjalan lebih lancar sehingga pembangunan dapat rampung sesuai target. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *