Kolaborasi Strategis Prodia Group dan Fakultas Kedokteran President University

Foto Kiri ke Kanan: Cristina Sandjaja – Direktur PT Prodia Diagnostic Line (Proline), Luscie Panggadjaja – Direktur PT Innovasi Diagnostika (Innodia), Andi Wijaya – Pendiri & Komisaris Utama PT Prodia Utama (Prodia Group), Setyono Djuandi Darmono – Pendiri & Dewan Pembina Yayasan President University, Budi Susilo Soepandji – Ketua Yayasan President University, Budi Setiabudiawan – Dekan Fakultas Kedokteran President University, dan Hasan S. Abidin – Rektor President University
Foto Kiri ke Kanan: Cristina Sandjaja – Direktur PT Prodia Diagnostic Line (Proline), Luscie Panggadjaja – Direktur PT Innovasi Diagnostika (Innodia), Andi Wijaya – Pendiri & Komisaris Utama PT Prodia Utama (Prodia Group), Setyono Djuandi Darmono – Pendiri & Dewan Pembina Yayasan President University, Budi Susilo Soepandji – Ketua Yayasan President University, Budi Setiabudiawan – Dekan Fakultas Kedokteran President University, dan Hasan S. Abidin – Rektor President University

Beritakota.id, Cikarang – Prodia Group, grup usaha yang bergerak di industri kesehatan di Indonesia, secara resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Fakultas Kedokteran President University, Jababeka, Cikarang.

Kolaborasi ini dirancang untuk mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan kedokteran melalui sinergisme antara industri healthcare dengan lembaga pendidikan tinggi di tanah air.

Kolaborasi ini melibatkan unit usaha yang Prodia Group yang bergerak di industri alat kesehatan, seperti PT Prodia Diagnostic Line (Proline) dan PT Innovasi Diagnostika (Innodia).

Peresmian kolaborasi ini dilakukan secara langsung oleh Andi Wijaya selaku Founder sekaligus Komisaris Utama Prodia Group, Handa S. Abidin selaku Rektor President University, serta didampingi oleh Cristina Sandjaja selaku Direktur PT Prodia Diagnostic Line, dan Budi Setiabudiawan selaku Dekan Fakultas Kedokteran President University.

Baca juga: Miliki TKDN Tinggi, Prodia Akuisisi 39 Persen Saham Proline untuk Perkuat Rantai Pasok

Tampak pula turut hadir dalam peresmian tersebut sejumlah direktur dari perusahaan-perusahaan Prodia Group dan tamu undangan lainnya.

Founder sekaligus Komisaris Utama Prodia Group, Andi Wijaya, mengatakan “Kolaborasi strategis ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dan kontribusi nyata Grup usaha Prodia dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia, salah satunya dengan mewujudkan kolaborasi antara pelaku industri dengan institusi pendidikan seperti President University.

Dengan keunggulan yang dimiliki oleh Prodia Group sebagai pelopor di industri kesehatan yang terjamin keamanan, mutu, dan efikasinya, kami berharap dapat mendukung inovasi yang relevan, bermanfaat, dan berkualitas bagi dunia pendidikan dan dunia kesehatan di Indonesia.

” Dalam kolaborasi strategis ini, Prodia Group melalui anak-anak perusahaannya, melakukan serangkaian program untuk menunjang proses studi bagi mahasiswa fakultas kedokteran President University yang sedang menempuh pendidikan, seperti pemberian donasi peralatan laboratorium Hematology Analyzer series DYMIND DH33 Auto & Semi-automatic Photometer series PROLINE DPC16 dari Proline, pemberian alat kesehatan Centrifuge dan Microscope dari Innodia, serta program pengenalan peralatan laboratorium diagnostik kepada sivitas akademika President University oleh Proline dan Innodia.

Kedepannya, para pihak membuka kemungkinan untuk kolaborasi bersama dengan perusahaan-perusahaan Prodia Group lainnya seperti Prodia Widyahusada Tbk, Prodia Stemcell (ProSTEM), Prodia CRO, dan Prodia OHI.

Rektor President University, Handa S. Abidin, mengapresiasi kolaborasi yang dibangun oleh Prodia Group dalam menunjang kegiatan akademik di Fakultas Kedokteran President University.

“Kami atas nama sivitas akademika President University, mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Prodia Group kepada kami, khususnya melalui Fakultas Kedokteran dalam membangun kolaborasi strategis ini. Kami yakin melalui kolaborasi ini dapat melahirkan inovasi-inovasi terkini serta memberikan dampak positif yang signifikan bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terhadap mahasiswa kami”, ungkap Handa.

Sejalan dengan pernyataan rektor President University, Dekan Fakultas Kedokteran President University, Budi Setiabudiawan, mengatakan kolaborasi ini dapat menjadi katalisator bagi mahasiswa dalam melakukan riset studi mereka. “Kami harapkan kolaborasi ini mampu berkontribusi untuk mengatasi kurangnya jumlah tenaga dokter di Indonesia, menghasilkan lulusan dokter yang unggul di tingkat nasional & internasional, profesional, kompeten, inovatif, dan humanis serta memiliki keunggulan di bidang kesehatan kerja”, ujar Budi.

Pada kesempatan yang sama, Direktur PT Prodia Diagnostic Line, Cristina Sandjaja mengungkapkan alasannya memilih President University sebagai mitra strategis dalam kolaborasi ini.

“Kami melihat bahwa President University merupakan salah satu institusi pendidikan yang memiliki visi yang sejalan dengan visi perusahaan kami. Selain lokasi yang juga berdekatan, kami melihat bahwa fasilitas yang disediakan oleh Fakultas Kedokteran President University telah terintegrasi dengan 25 fasilitas kesehatan dan rumah sakit yang berada di wilayah Jababeka Medical City sehingga kami berharap kolaborasi ini akan semakin mendatangkan manfaat bukan hanya untuk Prodia Group dan President University tetapi juga bagi pemangku kepentingan lainnya. ” papar Cristina.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *