Beritakota.id, Jakarta – Novo Nordisk mencatat momentum besar di pasar obat penurun berat badan berbasis GLP-1 setelah meluncurkan pil Wegovy di Amerika Serikat pada Januari 2026. Produk berbahan aktif semaglutide oral tersebut dinilai berhasil memperluas akses terapi penurunan berat badan sekaligus memperkuat posisi perusahaan di tengah persaingan dengan Eli Lilly.
Laporan CNBC menyebutkan peluncuran pil Wegovy memicu lonjakan permintaan signifikan di berbagai platform layanan kesehatan digital di Amerika Serikat. Salah satu yang merasakan dampaknya adalah LifeMD, perusahaan penyedia layanan telemedisin.
CEO LifeMD, Justin Schreiber, mengungkapkan jumlah pasien baru meningkat hampir dua kali lipat dalam waktu singkat setelah pil Wegovy tersedia di pasar.
“Kami mengalami peningkatan jumlah pasien baru dari 300 hingga 400 pasien per hari menjadi 600 hingga 1.000 pasien per hari,” ujar Schreiber, seperti dilansir dari CNBC, Senin (25/52026).
Menurutnya, antusiasme pasar melampaui ekspektasi perusahaan, meskipun tingginya permintaan sebelumnya sudah diprediksi. Kehadiran pil Wegovy juga dinilai membuka akses lebih luas bagi pasien yang enggan menggunakan terapi suntik GLP-1 karena takut jarum suntik atau faktor biaya.
Dalam empat bulan sejak peluncurannya di pasar Amerika Serikat, puluhan ribu pasien dilaporkan mulai menggunakan pil Wegovy. Mayoritas di antaranya merupakan pengguna baru dalam kategori obat GLP-1.
Pil Wegovy menggunakan bahan aktif semaglutide oral, komponen yang sama dengan versi suntik mingguan Wegovy milik Novo Nordisk. Namun, formulasi oral membutuhkan kapasitas produksi peptida yang lebih besar di tengah tingginya permintaan global terhadap produk GLP-1.
Baca juga: PESTA Jakarta Sehat untuk Tekan Obesitas dan Diabetes
Persaingan pasar obat penurun berat badan berbasis GLP-1 juga semakin ketat. Sebelumnya, sejumlah analis sempat meragukan dominasi Novo Nordisk setelah data awal menunjukkan penurunan berat badan rata-rata sekitar 12 persen. Namun, perhatian pasar berubah setelah hasil uji coba terpisah menunjukkan semaglutide oral mampu menghasilkan penurunan berat badan hingga hampir 17 persen.
CEO Novo Nordisk, Mike Doustdar, mengatakan produk tersebut kini menjadi pil GLP-1 paling ampuh yang tersedia di pasar.
“Orang-orang sangat tertarik karena ini adalah pil GLP-1 yang paling ampuh saat ini di pasaran,” ujar Doustdar kepada CNBC pada Maret 2026.
Momentum tersebut diperkirakan akan tercermin dalam laporan keuangan kuartal pertama 2026 Novo Nordisk yang mencakup periode Januari hingga Maret 2026. Investor kini menantikan gambaran lebih rinci mengenai kontribusi penjualan pil Wegovy terhadap pertumbuhan bisnis perusahaan.
Untuk mendukung permintaan global di masa mendatang, Novo Nordisk juga mengumumkan investasi manufaktur senilai 500 juta dolar AS di Irlandia pada Maret 2026. Investasi tersebut difokuskan untuk memperkuat kapasitas produksi produk oral di luar pasar Amerika Serikat.
Meski belum mengungkap jadwal pasti peluncuran pil Wegovy di negara lain, langkah ekspansi manufaktur tersebut dinilai menjadi sinyal kuat bahwa Novo Nordisk tengah mempersiapkan penetrasi pasar global yang lebih luas untuk produk oral GLP-1 mereka. (***)
Keyword:
Meta Description:

