Beritakota.id, Jakarta – Siswa BINUS SCHOOL Simprug kembali menghadirkan pementasan teater tahunan sebagai ruang ekspresi kreatif melalui karya bertajuk “Seen, Not Heard” yang digelar di MNC Jakarta Concert Hall. Lebih dari sekadar pertunjukan, produksi ini menjadi wadah bagi siswa untuk menyuarakan gagasan, emosi, serta perspektif mereka secara utuh dan berani.
Pementasan tahun ini mengusung pesan kuat tentang keberanian untuk mengekspresikan diri dan memperjuangkan passion di tengah norma sosial yang kerap membatasi.
Melalui pendekatan distopia, “Seen, Not Heard” menggambarkan dunia tanpa musik, sebuah simbol dari pembungkaman ekspresi yang kemudian menjadi refleksi kritis terhadap realitas sosial masa kini.
“Pesan utamanya adalah berani mengekspresikan diri, berani percaya pada diri sendiri, dan berani mengejar mimpi, tentu dengan penuh tanggung jawab,” ungkap pihak sekolah dalam sesi wawancara.
Dalam cerita, tokoh Nancy dihadapkan pada pilihan antara kepatuhan dan kebebasan berekspresi setelah bertemu Michael, seorang musisi yang menentang larangan musik. Narasi ini menjadi metafora tentang bagaimana generasi muda menghadapi tekanan norma dan ekspektasi, sekaligus mencari jati diri mereka.
Lebih dari 100 siswa terlibat dalam produksi ini, baik di atas panggung maupun di balik layar. Mereka berperan sebagai aktor, penari, musisi, hingga tim kreatif dan operasional seperti penulis naskah, marketing, hingga manajemen produksi. Seluruh proses dijalankan secara kolaboratif oleh siswa, dengan bimbingan guru sebagai fasilitator.
Menariknya, keterlibatan siswa tidak terbatas pada jenjang tertentu. Mulai dari tingkat dasar hingga kelas 11 turut ambil bagian, menciptakan kolaborasi lintas usia yang memperkuat rasa kebersamaan dalam komunitas sekolah. Produksi ini sendiri dipimpin oleh siswa kelas 11 sebagai tim inti.
Proses persiapan dilakukan hampir sepanjang tahun, dimulai sejak pementasan sebelumnya berakhir. Mulai dari pengembangan ide cerita, penulisan naskah, audisi pemain, hingga latihan intensif, seluruhnya menjadi bagian dari perjalanan pembelajaran yang komprehensif.
“Kami ingin melibatkan sebanyak mungkin siswa agar semua memiliki kesempatan untuk mengekspresikan diri. Ini bukan hanya tentang menampilkan talenta terbaik, tetapi tentang membangun rasa kebersamaan dan kebanggaan sebagai bagian dari komunitas sekolah,” jelas pihak penyelenggara.
Selain menjadi ruang ekspresi seni, pementasan ini juga menjadi sarana penguatan karakter dan kolaborasi. Para siswa belajar menghadapi tantangan nyata, mulai dari manajemen waktu, komunikasi tim, hingga menyelesaikan konflik selama proses produksi.
BINUS SCHOOL Simprug juga menegaskan bahwa pengembangan siswa tidak hanya terbatas pada seni pertunjukan.
Sekolah memberikan ruang bagi berbagai potensi lain, seperti olahraga dan riset akademik. Salah satu contohnya adalah Zahra, yang tampil sebagai penari sekaligus merupakan siswa berprestasi di bidang penelitian, bahkan telah berkontribusi dalam publikasi ilmiah bereputasi.
Pementasan ini juga melibatkan komunitas yang lebih luas, termasuk orang tua dan alumni, sehingga tercipta ikatan yang lebih kuat antar seluruh elemen sekolah. Dukungan penuh dari orang tua menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan acara ini.
Tak hanya itu, acara ini juga memiliki nilai sosial. Sejumlah sekolah diundang sebagai bagian dari program kolaborasi dan menjadi penerima manfaat dari hasil kegiatan ini. Hal ini menunjukkan bahwa karya siswa tidak hanya berdampak secara internal, tetapi juga memberikan kontribusi bagi komunitas yang lebih luas.
Principal BINUS SCHOOL Simprug, Isaac Koh, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari proses pembelajaran yang holistik.
“Melalui pengalaman ini, siswa tidak hanya belajar tentang seni, tetapi juga tentang kerja sama, kepemimpinan, dan keberanian dalam menyampaikan ide,” ujarnya.
Dengan menggabungkan seni, pendidikan, dan nilai sosial, “Seen, Not Heard” tidak hanya menjadi sebuah pertunjukan, tetapi juga representasi dari semangat generasi muda untuk berani bersuara, berkarya, dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya. (A&G)

