Beritakota.id, Jakarta – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk terus memperkuat perannya dalam membangun kedaulatan digital nasional melalui berbagai inisiatif strategis. Salah satunya adalah peluncuran program AdyaCakra, yang menjadi bagian dari upaya memperkuat fondasi digital sovereignty atau kedaulatan digital Indonesia di tengah pesatnya perkembangan ekonomi digital global.
Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom, Seno Soemadji, mengatakan Indonesia memiliki peluang ekonomi digital bernilai sangat besar yang selama ini masih banyak dinikmati oleh penyedia teknologi asing.
Menurutnya, ketergantungan terhadap teknologi luar negeri perlu diubah menjadi kolaborasi yang mampu menciptakan kemampuan dan nilai tambah di dalam negeri.
“Potensi bisnis digital yang nilainya mencapai belasan triliun rupiah setiap tahun jangan sampai seluruhnya mengalir keluar negeri hanya karena kita belum memiliki kapabilitas sendiri. Kita perlu membangun kedaulatan digital yang kuat,” ujar Seno.
Bukan Menolak Teknologi Asing, Tetapi Membangun Kemampuan Lokal
Seno menegaskan konsep kedaulatan digital bukan berarti Indonesia harus menutup diri dari teknologi global. Sebaliknya, kerja sama dengan perusahaan teknologi internasional tetap diperlukan untuk mempercepat pembangunan ekosistem digital nasional.
Namun, kerja sama tersebut harus disertai transfer pengetahuan, pengembangan talenta, dan peningkatan kemampuan teknologi dalam negeri.
“Kami tidak melihat teknologi asing sebagai pesaing. Mereka adalah mitra strategis untuk membangun kapabilitas nasional melalui transfer knowledge dan transfer capability,” katanya.
Menurut dia, proses tersebut mencakup seluruh rantai nilai teknologi, mulai dari tahap perencanaan, deployment, instalasi, konfigurasi sistem, hingga pemeliharaan dan pengelolaan infrastruktur digital.
AdyaCakra Jadi Tonggak Penguatan Ekosistem Digital Nasional
Melalui inisiatif AdyaCakra, Telkom berupaya membangun kolaborasi yang lebih luas antara pemerintah, BUMN, industri, serta mitra teknologi global.
Program tersebut diharapkan menjadi salah satu tonggak penting dalam mempercepat pengembangan sovereign cloud, keamanan siber nasional, dan layanan digital strategis yang dapat dioperasikan oleh talenta Indonesia.
Seno optimistis sumber daya manusia Indonesia memiliki kemampuan yang mampu bersaing secara global apabila diberikan kesempatan dan dukungan yang memadai.
“Kami percaya talenta Indonesia sangat kuat. Yang perlu dilakukan adalah membuka ruang agar mereka terlibat langsung dalam proses pembangunan teknologi nasional,” ujarnya.
Baca juga: KEK Tanjung Sauh Dorong Pertumbuhan Ekonomi Batam dan Nasional Capai 8 Persen
Dukung Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
Telkom juga menyatakan dukungannya terhadap target pertumbuhan ekonomi nasional yang dicanangkan pemerintah sebesar 7 hingga 8 persen.
Penguatan sektor digital dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong produktivitas industri dan meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global.
Dalam pelaksanaannya, Telkom turut berkolaborasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang saat ini tengah mengembangkan sejumlah pusat inovasi teknologi di berbagai daerah.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mempercepat lahirnya inovasi digital berbasis kebutuhan industri nasional.
Baca juga: Wall Street Cetak Rekor Baru, Saham Teknologi Kian Menggila
BUMN Didorong Menjadi Pengguna Awal Teknologi Lokal
Sebagai langkah awal, Telkom berharap sejumlah perusahaan BUMN dapat menjadi early adopters atau pengguna pertama dari berbagai solusi digital yang dikembangkan melalui AdyaCakra.
Seno menjelaskan bahwa berbagai model dan simulasi teknologi yang dikembangkan telah disesuaikan dengan kebutuhan nyata di berbagai sektor strategis seperti perbankan, energi, serta layanan keuangan.
“Kami membangun use case yang benar-benar terjadi di lapangan. Dari situ kami ingin melihat adopsinya dan menentukan fokus pengembangan berikutnya pada sektor-sektor industri yang paling membutuhkan,” katanya.
Dengan penguatan sovereign cloud, cybersecurity, dan kolaborasi lintas sektor, Telkom optimistis Indonesia dapat mempercepat transformasi digital sekaligus memperkuat posisi sebagai pemain utama dalam ekonomi digital kawasan.




Tinggalkan Balasan Batalkan balasan