Beritakota.id, Vancouver – Nama Jonathan David semakin kokoh dalam sejarah sepak bola Kanada. Penyerang berusia 26 tahun itu tampil luar biasa dengan mencetak hattrick saat Kanada membantai Qatar 6-0 dalam lanjutan fase grup Piala Dunia FIFA 2026, sebuah kemenangan yang tidak hanya menggetarkan turnamen tetapi juga mengubah wajah sepak bola Kanada di panggung dunia.
Bermain di hadapan puluhan ribu pendukung di BC Place, Vancouver, David menjadi motor utama kemenangan terbesar Kanada sepanjang sejarah keikutsertaannya di Piala Dunia. Tiga gol yang dicetaknya membuat Kanada kini mengoleksi empat poin dan berada dalam posisi ideal untuk melaju ke fase gugur.
Bagi Kanada, hasil ini memiliki makna jauh lebih besar daripada sekadar tiga poin.
Dua dekade lalu, tim nasional Kanada bahkan kesulitan bersaing di kawasan Concacaf dan gagal menembus putaran akhir kualifikasi Piala Dunia 2002. Kini, mereka tampil sebagai salah satu kejutan terbesar turnamen yang digelar di tanah sendiri.
Jonathan David dan Perjalanan Menuju Panggung Dunia
Perjalanan hidup Jonathan David mencerminkan kisah migrasi dan mimpi yang menjadi identitas Kanada modern.
Lahir di New York, Amerika Serikat, dari keluarga keturunan Haiti, David sempat tinggal di Port-au-Prince sebelum menetap di Ottawa saat masih kecil. Di kota itulah kecintaannya terhadap sepak bola tumbuh hingga akhirnya menjelma menjadi salah satu pemain terbaik yang pernah dimiliki Kanada.
Kini, namanya tercatat sebagai pencetak gol terbanyak Kanada di ajang Piala Dunia.
Tiga gol ke gawang Qatar membuat David menjadi pemain pertama sejak legenda Inggris Geoff Hurst pada tahun 1966 yang mampu mencetak hattrick di Piala Dunia yang digelar di negaranya sendiri.
Lebih dari itu, dalam satu pertandingan saja David berhasil melampaui total jumlah gol yang pernah dicetak Kanada dalam seluruh penampilan mereka di Piala Dunia sebelumnya.
Baca juga: Hattrick Lionel Messi Bawa Argentina Hancurkan Aljazair 3-0
Jawaban untuk Kritik
Penampilan gemilang David menjadi jawaban sempurna atas kritik yang sempat mengiringinya sebelum pertandingan.
Penyerang andalan Kanada tersebut gagal mencetak gol dalam empat laga internasional terakhir sehingga memunculkan pertanyaan mengenai performanya menjelang laga penting melawan Qatar.
Namun pelatih Kanada, Jesse Marsch, tetap memberikan kepercayaan penuh kepada sang striker.
Menurut Marsch, David tetap menjadi pemain paling produktif dalam skuad Kanada dengan kontribusi gol, assist, dan berbagai statistik serangan lainnya.
Kepercayaan itu terbayar lunas.
David menunjukkan ketajamannya dengan mencetak gol pada momen-momen krusial dan membantu Kanada meraih kemenangan terbesar mereka sepanjang sejarah Piala Dunia.
“Sebagai seorang striker, tugas saya memang mencetak gol. Ketika tidak mencetak gol, kritik akan datang. Ketika mencetak gol, ceritanya akan berbeda,” kata David usai pertandingan.
Kemenangan telak atas Qatar membuat Kanada berada di posisi yang sangat menguntungkan di Grup B.
Mereka kini unggul selisih gol atas Swiss yang akan menjadi lawan terakhir pada pertandingan penentuan pekan depan di Vancouver.
Jika mampu mengalahkan Swiss, Kanada tidak hanya memastikan tiket ke babak 32 besar, tetapi juga berpeluang melanjutkan perjalanan hingga 16 besar tanpa harus meninggalkan kota Vancouver.
David menegaskan bahwa timnya tidak akan mengubah pendekatan meski berada dalam posisi yang menguntungkan.
Menurutnya, Kanada tetap akan bermain agresif dan memburu kemenangan saat menghadapi Swiss.
“Kami tahu selisih gol sangat penting dan kemenangan ini menempatkan kami pada posisi yang baik. Namun kami harus tetap fokus dan menghadapi Swiss dengan mentalitas yang sama, yaitu bermain untuk menang,” ujarnya.
Mengubah Wajah Sepak Bola Kanada
Bagi Jonathan David, kemenangan atas Qatar memiliki dampak yang lebih besar daripada sekadar hasil pertandingan.
Ia meyakini pencapaian Kanada di Piala Dunia 2026 dapat mengubah cara masyarakat memandang sepak bola di negara tersebut.
Setelah bertahun-tahun berada di bawah bayang-bayang olahraga lain seperti hoki es dan basket, sepak bola kini mulai mendapatkan tempat yang lebih besar di hati masyarakat Kanada.
“Tim ini dan hasil ini berarti segalanya. Kami ingin mengubah citra sepak bola di Kanada dan menunjukkan bahwa kami bisa bersaing di level tertinggi,” kata David.
Jika tren positif ini berlanjut, Piala Dunia 2026 bisa menjadi titik balik yang mengubah sejarah sepak bola Kanada untuk selamanya. (Romy Syawal)

