Beritakota.id, Jakarta – Ducati Indonesia resmi menghadirkan DesertX V2 ke pasar Tanah Air. Generasi kedua motor adventure enduro asal Italia ini bukan hanya membawa pembaruan teknologi secara menyeluruh, tetapi juga menandai babak baru Ducati dalam membangun pengalaman berkendara dan gaya hidup premium bagi para Ducatisti di Indonesia.

Sebelumnya diperkenalkan secara global dalam ajang Ducati World Première 2026 di Bologna, Italia, DesertX V2 kini resmi tersedia di Indonesia bersama peluncuran showroom terbaru Ducati di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan. Menariknya, peluncuran DesertX V2 tidak hanya berfokus pada produk. Ducati Indonesia juga memperkenalkan konsep ekosistem baru yang menggabungkan pengalaman otomotif premium dengan ruang komunitas yang lebih inklusif. Tepat di depan showroom baru tersebut, Ducati menghadirkan Ducati Coffee Shop yang terbuka untuk umum setiap akhir pekan dan menjadi ruang berkumpul bagi para pecinta roda dua serta penggemar gaya hidup premium.

Sementara layanan purnajual kini dipusatkan di bengkel resmi Ducati yang berlokasi di Jalan RC Veteran Raya No. 68, Tanah Kusir, Jakarta Selatan. Fasilitas ini melayani perawatan, perbaikan hingga penjualan aksesori dan suku cadang resmi Ducati, sekaligus menandai berakhirnya operasional showroom lama di kawasan Bintaro.

Mesin Baru yang Lebih Ringan dan Responsif

Sorotan utama DesertX V2 terletak pada mesin V2 berkapasitas 890 cc yang sepenuhnya baru. Ducati menyebutnya sebagai mesin dua silinder empat katup per silinder paling ringan yang pernah mereka produksi. Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga 110 HP pada 9.000 rpm dan torsi maksimum 92 Nm pada 7.000 rpm. Teknologi Intake Valve Timing yang disematkan memungkinkan distribusi tenaga lebih merata di seluruh rentang putaran mesin, memberikan karakter responsif baik saat melaju di jalan raya maupun ketika menghadapi jalur off-road yang menuntut presisi tinggi.

Yang membuatnya menarik, sekitar 70 persen torsi maksimum sudah tersedia sejak 3.000 rpm. Karakter ini membuat DesertX V2 tetap bertenaga di putaran rendah, kondisi yang kerap dibutuhkan saat melintasi medan berbatu, tanjakan curam, maupun jalur tanah yang menantang. Untuk mendukung kebutuhan petualangan jarak jauh, Ducati juga merancang rasio transmisi secara khusus. Empat gigi pertama dibuat lebih pendek untuk meningkatkan kemampuan di medan berat, sementara gigi keenam dirancang lebih panjang guna menjaga efisiensi saat touring.

Teknologi Balap yang Turun ke Jalur Petualangan

Di balik tampilannya yang tangguh, DesertX V2 membawa teknologi yang banyak terinspirasi dari pengalaman Ducati di berbagai kompetisi off-road internasional. Motor ini menggunakan rangka monokok khas Ducati yang memungkinkan konstruksi lebih ringkas, ringan, dan kaku. Pendekatan tersebut memberikan pengendalian yang lebih presisi sekaligus menjaga bobot tetap ideal untuk kebutuhan adventure riding.

Baca juga: Puncak Inovasi Revolusioner Ducati Luncurkan Panigale V4 S

Sektor kaki-kaki mengandalkan suspensi depan KYB upside-down 46 mm yang sepenuhnya dapat diatur dengan travel 230 mm, dipadukan suspensi belakang dengan sistem linkage progresif untuk meningkatkan kenyamanan sekaligus stabilitas saat melibas medan kasar. Ducati juga menyempurnakan sistem pengereman melalui penggunaan Brembo M4.32 dengan cakram ganda 305 mm yang dirancang untuk memberikan keseimbangan antara kontrol di jalur off-road dan performa pengereman optimal di jalan aspal.

Elektronik Pintar untuk Segala Medan

Sebagai motor adventure modern, DesertX V2 dibekali paket elektronik generasi terbaru berbasis Inertial Measurement Unit enam sumbu. Sistem ini menjadi otak bagi berbagai fitur keselamatan dan performa seperti Cornering ABS, Ducati Traction Control, Ducati Wheelie Control, serta Engine Brake Control yang dapat disesuaikan dengan preferensi pengendara.

Terdapat enam pilihan Riding Mode yang disediakan, yaitu Sport, Touring, Urban, Wet, Enduro, dan Rally. Setiap mode secara otomatis mengubah karakter mesin dan intervensi elektronik sesuai kondisi perjalanan. Bagi penggemar petualangan ekstrem, mode Enduro dan Rally menawarkan kebebasan lebih besar, termasuk opsi menonaktifkan ABS sepenuhnya untuk memberikan sensasi berkendara yang lebih natural di medan tanah. Pengalaman berkendara semakin modern melalui kehadiran Ducati Quick Shift 2.0 terbaru tanpa sensor eksternal, serta panel instrumen TFT 5 inci beresolusi tinggi yang menghadirkan tampilan Road, Road Pro, dan Rally.

Desain yang Mengutamakan Fungsi

Berbeda dari banyak motor adventure yang mengutamakan estetika, Ducati mempertahankan filosofi form follows function pada DesertX V2. Setiap elemen desain memiliki tujuan praktis yang mendukung performa.

Bagian depan dibuat lebih rendah dibanding generasi sebelumnya untuk menciptakan tampilan yang lebih ringan dan agresif. Tangki bahan bakar polimer berkapasitas 18 liter dirancang lebih ramping dengan distribusi bobot yang lebih rendah demi meningkatkan kestabilan. Ergonomi juga menjadi perhatian utama. Dengan tinggi jok standar 880 mm yang dapat diturunkan hingga 840 mm melalui aksesori resmi, DesertX V2 menjadi lebih ramah bagi pengendara dengan berbagai postur tubuh.

Melalui kombinasi teknologi terbaru, karakter adventure yang kuat, serta ekosistem gaya hidup premium yang terus berkembang, Ducati DesertX V2 hadir bukan sekadar sebagai motor baru, melainkan representasi baru bagaimana teknologi, petualangan, dan lifestyle dapat bertemu dalam satu paket yang utuh. (Adang Sumarna)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *