Beritakota.id, Jakarta – Program Youth Ekselensia Scholarship (YES) yang digagas Dompet Dhuafa kembali mencatatkan capaian membanggakan di bidang pendidikan. Dari total 85 penerima manfaat (awardee) Angkatan 4, sebanyak 66 siswa atau 77,6 persen berhasil diterima di berbagai perguruan tinggi negeri (PTN) maupun perguruan tinggi swasta (PTS) melalui beragam jalur seleksi nasional.
Capaian tersebut diumumkan oleh Tim Program Pendidikan Dompet Dhuafa, Bayu Chandra Winata, dalam laporan singkat yang dirilis pada Selasa (7/7/2026).
Menurut Bayu, keberhasilan para awardee diraih melalui sejumlah jalur seleksi resmi, di antaranya Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), SPAN PTKIN, UMPTKIN, jalur mandiri, hingga berbagai jalur prestasi lainnya.
“Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah penghalang bagi anak-anak bangsa untuk menggapai pendidikan tinggi dan mewujudkan cita-cita mereka,” ujar Bayu.
Cetak Sejarah, Awardee YES Diterima di Al-Azhar Kairo
Tahun 2026 menjadi tonggak penting dalam perjalanan Program Beasiswa YES. Untuk pertama kalinya sejak program tersebut berjalan, seorang awardee berhasil menembus perguruan tinggi internasional melalui program beasiswa.
Prestasi itu diraih oleh Muhammad Sholahudin yang diterima di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir.
Sebelum memastikan langkahnya ke Mesir, Sholahudin juga telah dinyatakan lolos melalui jalur SNBT pada Program Studi Agribisnis UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Keberhasilan tersebut menjadi simbol bahwa kerja keras, konsistensi belajar, serta dukungan keluarga dan para pembina mampu membuka peluang pendidikan hingga tingkat internasional.
Lolos ke Kampus-Kampus Terbaik Indonesia
Selain prestasi di tingkat global, para awardee YES Angkatan 4 juga berhasil diterima di sejumlah perguruan tinggi bergengsi di Indonesia.
Beberapa di antaranya adalah Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Brawijaya (UB), Universitas Hasanuddin (Unhas), Universitas Sumatera Utara (USU), serta Universitas Andalas (Unand).
Keberhasilan tersebut menunjukkan daya saing para penerima beasiswa yang mampu bersaing dengan ribuan peserta dari berbagai daerah melalui proses seleksi yang kompetitif.
Hasil Pendampingan dan Gotong Royong
Bayu menegaskan capaian tersebut bukan diraih secara instan, melainkan melalui proses pembinaan yang berkelanjutan.
Di balik keberhasilan para awardee terdapat pendampingan intensif dari mentor, ketekunan belajar para siswa, dukungan orang tua, serta kontribusi para donatur dan muzakki yang mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya kepada Dompet Dhuafa.
Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi fondasi penting dalam membuka akses pendidikan bagi siswa dari keluarga prasejahtera agar memiliki kesempatan yang sama untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Siapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
Dompet Dhuafa berharap keberhasilan para awardee YES Angkatan 4 menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia bahwa keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang untuk meraih pendidikan terbaik.
Program Beasiswa YES juga diharapkan terus melahirkan generasi yang berintegritas, berprestasi, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara melalui pendidikan yang berkualitas.
Keberhasilan 66 awardee menembus perguruan tinggi, termasuk diterimanya satu siswa di Universitas Al-Azhar Kairo, menjadi bukti bahwa investasi di bidang pendidikan melalui kolaborasi sosial dapat menghasilkan dampak jangka panjang bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

