Beritakota.id, Jakarta – Dalam rangka memperingati Hari Kartini, ARTOTEL Harmoni Jakarta menggelar acara inspiratif bertajuk “Kartini’s Rising Stars: Empowering Talent Beyond Barriers” pada Minggu, 19 April 2026.
Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara ARTOTEL Harmoni Jakarta dengan Komunitas Crafter Jakarta (KCJ), yang berlangsung di area meetspace D lantai 2 hotel. Acara dimulai sejak pukul 09.00 WIB dengan suasana hangat dan penuh semangat.
Para peserta dan tamu undangan tampil anggun mengenakan kebaya dan batik, menghadirkan nuansa tradisional yang kuat sekaligus mencerminkan semangat inklusivitas.
Program Kartini’s Rising Stars dirancang sebagai wadah untuk menampilkan potensi anak-anak disabilitas kepada publik. Beragam kegiatan digelar untuk menggali dan mengekspresikan bakat mereka, di antaranya:
- Workshop Kreatif, menghadirkan sesi interaktif bersama pengrajin dari Komunitas Crafter Jakarta
- Fashion Show, menampilkan anak-anak disabilitas yang percaya diri mengenakan wastra Nusantara di atas panggung
- Performance, berupa pertunjukan seni musik dan tari yang menunjukkan kemampuan luar biasa para peserta
Melalui rangkaian kegiatan ini, peserta tidak hanya menunjukkan bakat, tetapi juga membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghal
Acara ini merupakan bagian dari program The Art of Goodness yang diinisiasi oleh Artotel Group, sebagai bentuk kontribusi terhadap komunitas lokal.
Mengusung tema “Empowering Talent Beyond Barriers”, kegiatan ini juga mengangkat semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini tentang kesetaraan dan kesempatan yang harus dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.
General Manager ARTOTEL Harmoni Jakarta, Arbiter Gerhard, menyampaikan bahwa pihaknya bangga dapat menjadi ruang bagi anak-anak berbakat untuk berkembang dan menunjukkan potensi mereka.
“Kami ingin menyampaikan pesan bahwa setiap anak memiliki bakat unik yang layak dihargai dan dikembangkan. Inilah makna sesungguhnya dari pemberdayaan dan kemajuan,” ujarnya.
Keberhasilan acara ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran publik akan pentingnya ruang inklusif, khususnya di sektor industri kreatif dan perhotelan. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk mendukung dan memberdayakan talenta disabilitas di Indonesia. (***)

