Beritakota.id, Jakarta — ARTOTEL Harmoni Jakarta resmi menghadirkan inovasi kuliner berbasis nabati melalui kampanye bertajuk “A Rebellious Hunger”. Program ini menjadi bagian dari komitmen hotel dalam mendukung gaya hidup sehat dan keberlanjutan di sektor food & beverage.

Peluncuran dilakukan melalui acara media gathering di Eatspace, ARTOTEL Harmoni Jakarta, dengan menggandeng dua pionir makanan plant-based di Indonesia, yakni Burgreens dan Green Rebel.

Kampanye “A Rebellious Hunger” merupakan bagian dari inisiatif ARTOTEL Dine, divisi food & beverage dari Artotel Group yang fokus pada pengembangan konsep kuliner berkelanjutan.

Melalui kolaborasi ini, ARTOTEL Harmoni Jakarta mulai mengintegrasikan menu berbasis nabati sebagai langkah konkret dalam menciptakan pengalaman bersantap yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Baca juga: Earth Hour 2026: ARTOTEL Harmoni Jakarta Padamkan Lampu, Ajak Tamu Hidup Lebih Ramah Lingkungan

Kolaborasi ini menghadirkan berbagai menu kreatif dengan bahan nabati premium yang dipadukan teknik memasak modern, di antaranya:

  • Nugget Caviar – Olahan chick’n nugget dari Burgreens dipadukan dengan sea grapes yang menghadirkan sensasi umami menyerupai kaviar
  • The Stack Burger – Burger plant-based menggunakan Beev dari Green Rebel dengan vegan cheddar dan saus khas
  • Nasi Uduk Roll – Inovasi nasi uduk dalam bentuk roll praktis dengan isian lauk nabati pedas
  • Signature Drinks – Amaretto Sour berbahan chickpea water (100% vegan) serta Banana Chocolate Shake berbasis susu nabati

General Manager ARTOTEL Harmoni Jakarta, Arbiter Gerhard, menegaskan bahwa kampanye ini bertujuan mengubah stigma terhadap makanan sehat.

“Kami ingin mendobrak anggapan bahwa makanan berbasis nabati itu membosankan. Melalui ‘A Rebellious Hunger’, kami menghadirkan pengalaman kuliner yang bold, lezat, dan tetap berdampak positif bagi lingkungan,” ujarnya.

Menu “A Rebellious Hunger” sudah dapat dinikmati publik mulai 15 April hingga 15 Juli 2026 di Eatspace, ARTOTEL Harmoni Jakarta.

Inisiatif ini diharapkan dapat mendorong tren kuliner sehat sekaligus memperluas penerimaan masyarakat terhadap menu plant-based di Indonesia. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *