Beritakota.id, Brebes – Ribuan pengunjung yang terdiri dari pemudik dan warga sekitar memadati halaman Rest Area Heritage Banjaratma, Kabupaten Brebes, saat atraksi barongsai digelar bertepatan dengan libur panjang Tahun Baru Imlek 2026. Empat barongsai dan satu naga tampil menyambut para pelintas jalur mudik di Rest Area KM 260 B.

Libur Imlek tahun ini bersamaan dengan long weekend menjelang Ramadan. Sejumlah pemudik yang hendak kembali ke Jakarta maupun pulang kampung memilih singgah di rest area bekas pabrik gula tersebut. Mereka berbaur dengan warga sekitar menyaksikan pertunjukan yang dimulai sejak pukul 13.30 WIB.

Antusiasme penonton terlihat dari kerumunan yang memadati area pertunjukan. Barongsai dan naga tidak hanya tampil di satu titik, tetapi juga berkeliling menyambangi stan-stan UMKM. Para pemain mengambil angpau yang telah disiapkan pemilik warung.

Baca juga: Kemeriahan Imlek: Ribuan Penonton Antusias Saksikan Barongsai di Rest Area Banjaratma

Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) cabang  Brebes, Dhani Bagus Purnama, mengatakan kegiatan ini digelar untuk memperingati Tahun Baru Imlek 2.577. Atraksi tersebut merupakan kolaborasi Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia di Kabupaten Brebes. “Ini bagian dari upaya melestarikan kebudayaan sekaligus menghibur masyarakat, wisatawan, dan pemudik,” kata Dani disela-sela kegiatan, Selasa (17/2).

Dalam pertunjukan kali ini, panitia melibatkan kelompok barongsai Naga Terbang dari Ciledug, Jawa Barat. Empat barongsai masing-masing dimainkan dua orang, sementara satu naga dimainkan oleh sembilan orang dengan dua pemain cadangan yang mengikuti setiap gerakan.

Selain pertunjukan barongsai, pengunjung juga disuguhi berbagai pilihan kuliner dari gerai UMKM lokal. Panitia menyebut kegiatan ini sekaligus menjadi sarana mengenalkan budaya Tionghoa kepada masyarakat luas. “Kami ingin rest area bukan hanya tempat singgah, tetapi juga ruang edukasi budaya,” ujar Dani.

Salah seorang pemudik, Muro’ah, 52 tahun, mengaku senang dengan adanya atraksi tersebut. Ia mengatakan pertunjukan barongsai membuat suasana mudik terasa berbeda. “Biasanya hanya istirahat, sekarang bisa menonton. Jadi lebih seru,” katanya.

Kesenian barongsai sendiri terus berkembang di Indonesia dan sejak 2013 diakui sebagai cabang olahraga resmi di bawah naungan Federasi Olahraga Barongsai Indonesia. Pertunjukan ini kerap hadir dalam berbagai agenda budaya dan nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *