Cegah Kecurangan, Pemprov DKI Perketat Pengawasan Sejumlah SPBU di Jalur Mudik

Penyegelan dispenser SPBU 34.41345 Jalan Tol Jakarta – Cikampek Rest Area KM 42, Wanasari, Telukjambe Barat, Karawang, Jawa Barat
Penyegelan dispenser SPBU 34.41345 Jalan Tol Jakarta – Cikampek Rest Area KM 42, Wanasari, Telukjambe Barat, Karawang, Jawa Barat

Beritakota.id, Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperketat pengawasan terhadap sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang biasa dilintasi pemudik menuju kampung halaman masing-masing.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo mengatakan, pengawasan dilakukan terhadap alat ukur, takar, timbang, dan perlengkapan (UTTP) yang ada di SPBU.

“Pengawasan untuk memastikan kebenaran hasil pengukuran, penakaran, penimbangan, serta tanda tera pada alat UTTP,” kata Ratu di Jakarta, Selasa (26/3/2024).

Pengawasan dilakukan berdasarkan arahan dari Kementerian Perdagangan. Ada 10 SPBU di DKI Jakarta yang diawasi.

Hal itu untuk menindaklanjuti Surat Dirjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) Kementerian Perdagangan RI Nomor MR.03.03/75/PKTN/SD/02/2024 perihal pelaksanaan Pengawasan Metrologi Legal menjelang Hari Raya Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

Surat tersebut mengimbau pemerintah daerah seluruh Indonesia untuk melaksanakan pengawasan UTTP dan satuan ukur di jalur mudik pada minggu ke-3 Maret 2024. Ratu berujar, pengawasan di SPBU bertujuan menjamin kebenaran takaran atau pengukuran BBM.

Termasuk memberikan perlindungan konsumen, khususnya para pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi. Ia pun mengungkap hasil pengawasan terhadap 10 SPBU itu.

Hasilnya, seluruh pompa ukur bahan bakar minyak melakukan kesalahan masih dalam batas yang diizinkan lebih kurang 0,5 persen.

Artinya, SPBU yang dilakukan pengawasan hasilnya aman dan dapat ditoleransi.

Baca juga: Praktik Curang SPBU 34.41345 Cikampek Rest Area KM 42 Disegel

“Berdasarkan hasil kegiatan pengawasan di 10 lokasi SPBU, tidak ditemukan adanya pelanggaran Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1981 tentang Metrologi Legal,” ucapnya.

Pengawasan UTTP pada SPBU ini dilakukan secara rutin tiap tahunnya.

Terlebih menjelang Idul Fitri untuk menjamin kebenaran pompa ukur dan melindungi kepentingan umum atas pembelian BBM.

“Pengguna kendaraan membutuhkan sekali BBM terutama di jalur mudik, jangan sampai konsumen dirugikan oleh pengusaha. Kami harap melalui pengawasan ini pelaku usaha tidak melakukan kecurangan yang dapat merugikan konsumen,” jelasnya.

Berikut 10 SPBU di jalur mudik wilayah DKI Jakarta yang diawasi:

1. SPBU 34-12602 Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan.

2. SPBU 34-12605 Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan.

3. SPBU 33-13401 Jalan Raya Kalimalang, Jakarta Timur.

4. SPBU 34-13422 Jalan Raya Kalimalang, Jakarta Timur.

5. SPBU 34-11714 Jalan Lingkar Luar Barat, Jakarta Barat.

6. SPBU 34-11705 Jalan Lingkar Luar Barat, Jakarta Barat.

7. SPBU 34-13908 Jalan Raya Bekasi Cakung, Jakarta Timur.

8. SPBU 34-13911 Jalan Cakung Cilincing Timur, Jakarta Timur.

9. SPBU 34-14204 Jalan Yos Sudarso, Jakarta Utara.

10. SPBU 34-14413 Jalan Benyamin Sueb, Jakarta Utara.

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *