Pemudik Diminta Siapkan Saldo Minimal Rp 500 Ribu Saat Melintas Tol Cipali-Kalikangkung

ASTRA TOL Cipali
ASTRA TOL Cipali

Beritakota.id, Jakarta – Para pemudik yang melewati tol Cipali hingga tol Kalikangkung diminta siapkan saldo elektronik minimal Rp 500.000 untuk golongan I. Dan untuk diketahui, One Way atau rekayasa lalu lintas satu arah di tol Cipali – Kalikangkung sudah diberlakukan sejak Jumat malam sekira pukul 21.50 WIB.

“Siapkan saldo e-toll minimal Rp500.000 (golongan I) untuk perjalanan dari Jakarta ke Semarang untuk menghindari kekurangan saldo saat melakukan transaksi di GT Kalikangkung,” kata  Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga Tbk Lisye Octaviana Lisye, Sabtu (6/4/2024).

Lebih lanjut, Lisye juga meminta agar pemudik rutin memeriksa waktu dan rute pemberlakuan rekayasa lalu lintas yang dinamis dari pihak kepolisian.

 

One Way Km 72 Tol Cipali Hingga Kalikangkung

One way ini diberlakukan di ruas Km 72 Tol Cipali sampai Km 414 Tol Kalikangkung. One way dijadwalkan berakhir pada Minggu (7/4/2024) pukul 24.00 WIB.

“One way arah Cirebon telah diberlakukan di Km 72 ruas tol Cipali hingga Km 414 ruas Semarang Batang,” kata Ade Hidayat Petugas Astra Tol Cipali di lokasi, Jumat.

Baca juga: Jasa Marga Berikan Diskon Tarif Tol 20 Persen Rute Tol Trans Jawa Selama Mudik Lebaran 2024

Lisye mengatakan bahwa kebijakan one way diberlakukan dengan mengacu Surat Keputusan Bersama (SKB) Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Kakorlantas Polri, dan Direktur Jenderal Bina Marga pada 5 Maret 2024.

“Pemberlakuan ini diputuskan dengan terlebih dahulu memastikan lajur sebaliknya (arah barat) telah steril, sehingga tidak ada pengguna jalan yang terjebak dalam perjalanan menuju arah barat Jalan Tol Trans Jawa dari Semarang sampai dengan Cikampek,” tutur Lisye

One way diberlakukan setelah lajur dari arah barat steril sehingga tidak ada pengendara yang terjebak dalam perjalanan menuju arah barat Jalan Tol Trans Jawa dari Semarang sampai Cikampek.

Pemberlakukan one way juga memperhatikan data volume lalulintas kendaraan dari arah Jakarta menuju arah Semarang.

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *