Beritakota.id, Jakarta – Polda Metro Jaya akan menerapkan rekayasa lalu lintas secara situasional di sejumlah ruas jalan utama Jakarta selama kunjungan kenegaraan Perdana Menteri Singapura, Lawrence Wong, pada 5–6 Juli 2026. Masyarakat diminta mengantisipasi potensi perlambatan arus kendaraan di beberapa titik strategis ibu kota.

Rekayasa lalu lintas mulai diberlakukan pada Minggu (5/7/2026) pukul 18.00 WIB hingga seluruh rangkaian agenda kenegaraan selesai. Kebijakan tersebut merupakan bagian dari pengamanan VVIP yang dilakukan aparat kepolisian untuk memastikan kelancaran mobilitas tamu negara.

Meski demikian, polisi menegaskan penutupan jalan tidak dilakukan secara penuh selama kunjungan berlangsung.

Pengalihan arus hanya akan diterapkan ketika iring-iringan kendaraan yang membawa Perdana Menteri Singapura melintasi jalur tertentu. Setelah rombongan melintas, arus lalu lintas akan kembali dibuka seperti biasa.

Kunjungan Lawrence Wong dijadwalkan berlangsung selama dua hari dengan sejumlah agenda resmi di Jakarta. Selama kegiatan berlangsung, aparat keamanan akan disiagakan di berbagai lokasi yang menjadi titik pergerakan rombongan kenegaraan.

Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat untuk menyesuaikan waktu perjalanan serta mencari jalur alternatif apabila melintasi kawasan yang berpotensi terdampak rekayasa lalu lintas.

Polisi juga meminta pengguna jalan tetap mematuhi arahan petugas di lapangan demi menjaga kelancaran arus kendaraan dan keamanan selama kunjungan kepala pemerintahan Singapura tersebut.

Berdasarkan informasi yang disampaikan melalui akun Instagram resmi @tmcpoldametro, sejumlah ruas jalan yang berpotensi terdampak rekayasa lalu lintas meliputi:

  • Jalan Raya Halim Perdanakusuma
  • Jalan MT Haryono
  • Jalan Gatot Subroto
  • Jalan Jenderal Sudirman
  • Jalan Karet Pasar Baru Timur III
  • Jalan Karet Pasar Baru Timur II
  • Jalan Galunggung
  • Jalan Medan Merdeka Barat

Polda Metro menegaskan rekayasa lalu lintas bersifat dinamis dan akan disesuaikan dengan situasi di lapangan. Masyarakat diharapkan tetap mengikuti informasi terbaru dari petugas maupun kanal resmi kepolisian untuk menghindari kepadatan lalu lintas selama kunjungan kenegaraan berlangsung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *