Beritakota.id, Jakarta – PT Graha Sarana Duta (Telkom Property), anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), mengambil langkah strategis dalam mendukung transisi energi hijau di Indonesia. Melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan V-Green Indonesia, perusahaan penyedia solusi energi dan infrastruktur kendaraan listrik dari VinFast Group, Telkom Property berkomitmen untuk mengembangkan ratusan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di berbagai wilayah Indonesia.
Penandatanganan yang digelar di Jakarta pada 28 November lalu ini menandai kolaborasi signifikan dalam pemanfaatan ribuan aset TelkomGroup untuk mendukung percepatan adopsi kendaraan listrik di Tanah Air.
Kerja sama strategis ini melibatkan pemanfaatan aset TelkomGroup, termasuk gedung perkantoran, gedung layanan, area parkir, dan properti komersial lainnya yang tersebar luas di seluruh Indonesia. Kolaborasi ini bertujuan untuk mempercepat perluasan jaringan SPKLU, sekaligus memberikan nilai tambah bagi kedua belah pihak.
“Sinergi ini merupakan langkah krusial bagi Telkom Property dalam memperkuat kontribusi terhadap agenda nasional transisi energi hijau,” ujar Direktur Bisnis Telkom Property, Amini Kusumawati. “Melalui kolaborasi dengan V-Green, kami berkomitmen untuk terus mengoptimalkan aset TelkomGroup agar dapat memberikan nilai tambah yang berkelanjutan, sekaligus mendorong ekosistem kendaraan listrik sebagai bagian dari masa depan mobilitas yang ramah lingkungan di Indonesia,” tambahnya.
CEO V-Green Indonesia, Mai Truong Giang, menyambut positif kerja sama ini. “Sebagai bagian dari VinFast Group, V-Green berkomitmen menghadirkan solusi infrastruktur pengisian kendaraan listrik yang cerdas, terjangkau, dan berkelanjutan. Melalui sinergi dengan Telkom Property, kami yakin dapat mempercepat pembangunan jaringan SPKLU secara masif dan menyeluruh di Indonesia,” ungkap Mai Truong Giang.
Proyek Percontohan Sukses, Ekspansi Massif Menanti
Hingga Oktober 2025, enam titik SPKLU hasil kolaborasi telah beroperasi atau memasuki tahap bypass. Proyek percontohan ini dilengkapi sistem pemantauan berbasis Internet of Things (IoT) yang memungkinkan pengawasan energi, transaksi, dan performa operasional secara real time.
Sebagai tindak lanjut, lebih dari 400 lokasi tambahan saat ini sedang dalam proses perizinan dan koordinasi teknis untuk pengembangan SPKLU tahap kedua. Implementasi tahap kedua ditargetkan mulai direalisasikan pada kuartal IV tahun 2025, dengan lokasi yang tersebar di area strategis seperti gedung layanan Telkom dan pusat kota besar.
Dukungan Terhadap Green Transformation dan Target Pemerintah
Kolaborasi ini sejalan dengan inisiatif keberlanjutan TelkomGroup, Green Transformation, yang berfokus pada efisiensi energi, pengurangan emisi karbon, dan integrasi teknologi digital. Pemanfaatan aset TelkomGroup untuk pengembangan SPKLU memperkokoh posisi TelkomGroup sebagai enabler integrasi infrastruktur digital dan energi bersih, sekaligus mendukung target pemerintah dalam mempercepat adopsi kendaraan listrik di Indonesia.


