Beritakota.id, Brebes – Kecelakaan lalu lintas beruntun terjadi di jalur Pantura Brebes, tepatnya di sebelah barat Pasar Tanjung, Desa Tanjung, Kecamatan Tanjung, Minggu pagi (10/5/2026). Akibat insiden tersebut satu orang dilaporkan meninggal dunia dan lima lainnya mengalami luka-luka.

Kasatlantas Polres Brebes AKP Ahmad Zainurrozaq mengatakan kecelakaan terjadi sekitar pukul 07.13 WIB. Peristiwa itu melibatkan satu unit truk Hino, sebuah becak, tiga sepeda motor, dan satu mikrobus.

“Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas di jalur nasional Pantura wilayah Tanjung sekitar pukul 07.13 WIB,” kata Kasatlantas dalam keterangan tertulis yang diterima Beritakota.id, Minggu (10/5/2026).

Baca Juga: Aturan Pembatasan Truk Lebaran 2026 Ditetapkan Mulai 13-29 Maret

Menurut Kasatlantas, kecelakaan bermula saat truk Hino bernomor polisi B-9256-XTZ yang di kemudian M. Ibnu Atoilah warga kabupaten kendal melaju dari arah barat menuju timur di jalur kiri Pantura. Saat tiba di lokasi kejadian, pengemudi truk diduga kurang berkonsentrasi sehingga menabrak sejumlah kendaraan yang berada di depannya.

“Diduga pengemudi truk kurang konsentrasi sehingga menabrak bagian belakang becak, sepeda motor Yamaha Vega, Honda PCX, Honda Scoopy, serta mikrobus yang sedang melaju pelan searah di depannya,” ujarnya.

Akibat kecelakaan itu, pengayuh becak bernama Darja, 71 tahun, warga Desa Luwungbata, Kecamatan Tanjung, meninggal di lokasi kejadian. Korban mengalami luka berat di bagian kepala, pinggang, dan kaki.

Sementara itu, lima korban lain mengalami luka ringan dan telah mendapatkan perawatan medis di RS Mutiara Bunda Tanjung.

Selain korban jiwa, kecelakaan tersebut menimbulkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp 15 juta.

Petugas Pos Lakka Tanjung Satlantas Polres Brebes yang menerima laporan langsung menuju lokasi untuk mengevakuasi korban, mengamankan barang bukti, memeriksa saksi, dan melakukan olah tempat kejadian perkara.

“Kasus kecelakaan masih dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polres Brebes untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” kata Kasatlantas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *