Beritakota.id, Brebes – Rasa lega menghampiri Cahyono, warga Desa Bojong, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Brebes. Putrinya, Noela, mendapatkan perawatan intensif secara gratis di RSUD Brebes meskipun keluarga itu tidak memiliki kartu BPJS Kesehatan aktif. Bantuan itu membuat kekhawatirannya mereda setelah beberapa hari dihantui ketakutan soal biaya perawatan.

Noela harus menjalani rawat inap selama lima hari akibat demam tinggi. Kondisi itu membuat Cahyono sempat cemas karena mereka tidak memiliki jaminan kesehatan maupun dana untuk membayar pengobatan. “Saya panik waktu disuruh rawat inap. Kami tidak punya BPJS dan tidak punya uang,” katanya saat ditemui di rumahnya, Selasa, 8 Desember 2025.

Kecemasan itu terurai setelah pihak rumah sakit bersama petugas Dinas Sosial turun tangan mengurus administrasi. Melalui bantuan tersebut, keluarga Cahyono dapat mengakses program pelayanan kesehatan bagi warga miskin yang disediakan pemerintah daerah.

“Alhamdulillah, semua biaya ditanggung. Pelayanannya juga baik, tidak ada bedanya dengan pasien lain,” ujar Cahyono.

Ia menyampaikan terima kasih kepada Bupati Brebes, pihak RSUD, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, pemerintah desa Bojong, serta Yayasan Rumah Sejahtera yang membantunya. Sehari-hari Cahyono bekerja serabutan, sehingga biaya kesehatan menjadi beban berat bagi keluarganya.

Terpisah, Plt Direktur RSUD Brebes, Imam Budianto, menyatakan bahwa rumah sakit tetap memberi pelayanan kepada warga yang tidak memiliki jaminan kesehatan, terutama bagi mereka yang tergolong tidak mampu.

“Sesuai arahan Bupati, RSUD Brebes berkomitmen memberikan layanan kesehatan terbaik bagi masyarakat, khususnya warga miskin,” ujar Imam.

Kisah Cahyono menjadi salah satu contoh pelaksanaan program layanan kesehatan gratis bagi warga miskin di Kabupaten Brebes.

Program ini memastikan bahwa tidak ada warga yang ditolak berobat hanya karena terbentur biaya atau persoalan administrasi jaminan kesehatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *