Beritakota.id, Brebes – Longsor terjadi di lokasi tambang galian C di Desa Malahayu, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, Selasa, 16 Desember 2025. Seorang penambang dilaporkan tewas setelah tertimbun material tanah dan batuan dari perbukitan yang sedang digali.

Informasi peristiwa itu beredar luas di media sosial. Salah satunya diunggah akun Facebook @Putra melalui grup Banjarharjo News, yang memuat satu foto dan dua video dari lokasi kejadian.

Dalam unggahannya, Putra menuliskan pekerja tambang tertimpa material longsor secara tiba-tiba. “Korban menurut informasi orang Cawiri meninggal dunia dan langsung dilarikan ke rumah sakit,” tulisnya.

Video berdurasi sekitar 35 detik memperlihatkan perbukitan di Desa Malahayu yang terpangkas akibat aktivitas penambangan. Sejumlah warga tampak berkerumun dan berupaya mengevakuasi korban dari timbunan tanah dan batu berukuran besar.

Kanit Reskrim Polsek Banjarharjo, Aiptu Untung Sugianto saat dikonfirmasi wartawan membenarkan peristiwa tersebut. Saat itu korban sedang melakukan penggalian di lokasi galian C milik tanah milik pribadi. Korban meninggal diketahui bernama Risto (41) dan korban luka bernama Rodi (40). Keduanya merupakan warga Desa Malahayu Kecamatan Banjarharjo.

“Korban ada dua orang, satu meninggal dunia dan satu luka. Penambangan perorangan untuk tanah uruk. Kejadian jam 11 tadi. Korban luka sudah dipulangkan setelah sempat dibawa ke rumah sakit,” kata Kanit Reskrim.

Menurut Untung, polisi masih mendalami penyebab longsor serta memastikan penanganan terhadap korban yang selamat.

Camat Banjarharjo Nanang Raharjo mengatakan korban meninggal telah dibawa ke rumah sakit. “Kronologi lengkapnya masih dalam penggalian informasi,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *