Beritakota.id, Jakarta – Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Provinsi Lampung menggelar perayaan Imlek bersama dan Festival Cap Go Meh yang dirangkaikan dengan pelantikan pengurus PSMTI Provinsi Lampung periode 2025–2029, di Mahan Agung, Pendopo Gubernur Lampung, Minggu (8/3/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinya perayaan Imlek bersama dan Festival Cap Go Meh diselenggarakan di Mahan Agung. Acara ini dihadiri sekitar 1.200 orang dari berbagai kalangan masyarakat.

Perayaan tersebut mengusung tema “Harmoni Sai Bumi Ruwa Juwai”, yang mengangkat kearifan lokal Lampung sebagai simbol persatuan dan keberagaman budaya.

Ketua PSMTI Provinsi Lampung, Christian Chandra, menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal yang telah memberikan izin penggunaan Mahan Agung sebagai lokasi penyelenggaraan perayaan Imlek dan Festival Cap Go Meh.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Gubernur Lampung yang telah memberikan kesempatan sehingga acara Imlek Bersama dan Festival Cap Go Meh dapat digelar di Mahan Agung,” ujar Christian Chandra dalam sambutannya.

Sementara itu, Sekretaris Umum PSMTI, Peng Suyoto, menyampaikan bahwa organisasi PSMTI tidak hanya berfokus pada kegiatan sosial, tetapi juga mendorong kader-kader Tionghoa Indonesia untuk berperan aktif dalam berbagai bidang, termasuk bergabung dalam institusi negara.

Baca juga: PSMTI Jakarta Pusat Gelar Bakti Sosial dan Buka Puasa Bersama Anak Yatim di Masjid Babah Alun

“PSMTI juga fokus pada pengkaderan generasi Tionghoa Indonesia agar dapat berkontribusi dalam arus besar bangsa, termasuk menjadi anggota TNI, Polri, maupun jaksa sesuai minat dan kemampuan mereka,” jelasnya.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal turut mengapresiasi kinerja PSMTI Lampung di bawah kepemimpinan Christian Chandra yang dinilai aktif berkolaborasi dalam berbagai kegiatan masyarakat.

Menurutnya, penyelenggaraan perayaan Imlek di Mahan Agung untuk pertama kalinya merupakan langkah positif dalam mempererat kebersamaan dan kerukunan antar masyarakat di Lampung.

Meski sempat diguyur rintik hujan selama acara berlangsung, hal tersebut tidak mengurangi antusiasme para tamu undangan yang tetap memadati area Mahan Agung.

Selain diisi dengan berbagai hiburan budaya, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pemberian santunan kepada 100 anak yatim serta buka puasa bersama.

Acara kemudian dilanjutkan dengan hiburan dan undian doorprize bagi para peserta, dengan hadiah utama berupa satu unit sepeda motor. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *