Beritakota.id, Bandung – ARTOTEL Group melalui lini bisnis Food & Beverage, ARTOTEL Dine, meluncurkan The Late Shift, program promosi kuliner yang menghadirkan pengalaman bersantap di malam hari. Program ini berlangsung serentak di jaringan hotel dan restoran ARTOTEL Group mulai 20 Juli hingga 20 September 2026, termasuk di de Braga by ARTOTEL, Bandung.
Mengusung konsep yang terinspirasi dari budaya midnight diner, The Late Shift menawarkan pengalaman menikmati hidangan hangat saat malam tiba. Program ini dapat dinikmati setiap hari mulai pukul 18.00 WIB, menyajikan beragam menu yang dirancang untuk menemani waktu bersantai setelah beraktivitas.
Di de Braga by ARTOTEL, pengunjung dapat menikmati tiga menu andalan, yakni Steak & Egg Ramen atau Grilled Chicken Ramen, Congee dengan Homemade Chili Oil, serta GulTik, interpretasi modern dari kuliner legendaris Gulai Tikungan (Gultik) yang identik dengan jajanan malam Jakarta.
Seluruh menu tersebut disajikan di B10 City Terrace Bar, area bersantap yang berada di lobi hotel dengan pemandangan langsung ke kawasan ikonik Jalan Braga. Suasana malam yang dihiasi bangunan heritage dan penampilan musisi jalanan menjadi daya tarik tersendiri yang melengkapi pengalaman bersantap.
General Manager de Braga by ARTOTEL, Tri Wenda Agus Setyabudi, mengatakan program ini dirancang untuk menghadirkan alternatif destinasi kuliner malam yang sesuai dengan gaya hidup masyarakat urban.
“Melalui The Late Shift, kami ingin menghadirkan pengalaman kuliner yang dapat dinikmati kapan saja, khususnya bagi tamu hotel maupun masyarakat Kota Bandung yang ingin menikmati suasana malam Braga. Program ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk terus menghadirkan pengalaman bersantap yang relevan dengan gaya hidup urban, sekaligus melengkapi pengalaman menginap dan bersantai di de Braga by ARTOTEL,” ujarnya.
Sementara itu, Director of Food & Beverage ARTOTEL Group, Rizdian Siregar, menjelaskan bahwa The Late Shift lahir dari kebiasaan masyarakat yang kerap mencari makanan tertentu pada malam hari.
“Kadangkala seseorang sulit menentukan menu makanan yang ingin dia santap. Hal ini sering terjadi bukan karena tidak tahu ingin makan apa, melainkan ingin menikmati makanan yang paling dirindukan. Dari situlah The Late Shift lahir, karena kami tidak menciptakan makanan untuk jam tertentu; kami menciptakan makanan yang benar-benar diinginkan orang. Baik setelah bekerja, setelah makan malam, maupun di malam hari, semangkuk ramen hangat, semangkuk congee yang menenangkan, atau secangkir kopi yang tepat tidak pernah membutuhkan alasan,” kata Rizdian.
Sebagai bagian dari ARTOTEL Group yang mengusung konsep art, lifestyle, dan experiential hospitality, de Braga by ARTOTEL terus menghadirkan inovasi kuliner yang berpadu dengan karakter kawasan Braga. Melalui The Late Shift, hotel ini ingin menawarkan pengalaman bersantap malam yang tidak hanya memanjakan lidah, tetapi juga menghadirkan suasana khas salah satu kawasan heritage paling ikonik di Kota Bandung.
Program The Late Shift dapat dinikmati hingga 20 September 2026 dan terbuka bagi tamu hotel maupun masyarakat umum yang ingin menikmati sajian hangat dengan latar suasana malam Jalan Braga. Untuk reservasi, pengunjung dapat menghubungi de Braga by ARTOTEL melalui layanan resmi hotel atau akun Instagram @debragabyartotel. (***)

