Beritakota.id, Brebes – Sebanyak 137 anak dari keluarga kurang mampu mengikuti sunatan massal yang digelar Pemerintah Kabupaten Brebes di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Brebes, Kamis, (29/1). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-348 Kabupaten Brebes.
Sunatan massal tahun ini dilaksanakan secara serentak di tiga fasilitas layanan kesehatan milik daerah, yakni RSUD Brebes, RSUD Ir. Soekarno Ketanggungan, dan RSUD Bumiayu. Seluruh peserta mendapatkan layanan khitan gratis yang ditangani tenaga medis profesional.
Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma membuka langsung kegiatan tersebut bersama Pelaksana Tugas Direktur RSUD Brebes Imam Budi Santoso, panitia Hari Jadi ke-348, Ketua Baznas Brebes, serta sejumlah pejabat terkait.
Paramitha mengatakan program sosial tersebut merupakan agenda rutin pemerintah daerah yang bertujuan membantu masyarakat, khususnya keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi. “Sunat massal ini menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi Brebes dan bentuk kepedulian pemerintah terhadap kesehatan anak,” kata Paramitha.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut terlaksana berkat kerja sama antara pemerintah daerah, Dinas Kesehatan, Baznas Brebes, dan manajemen rumah sakit daerah. Menurut dia, kolaborasi lintas sektor diperlukan agar program sosial dapat berjalan berkesinambungan.
Antusiasme warga terlihat dari tingginya jumlah peserta yang datang dari berbagai kecamatan. Selain mendapatkan layanan medis tanpa dipungut biaya, setiap anak juga menerima bingkisan berupa sarung, baju koko, dan uang saku.
Sementara itu Plt Direktur RSUD Brebes Imam Budi Santoso menyatakan kegiatan tersebut tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik anak, tetapi juga memberi rasa bahagia bagi keluarga peserta. “Kami ingin masyarakat merasakan langsung kehadiran dan dukungan pemerintah daerah,” ujarnya.
Salah satu peserta, Anjas Aditya Pratama, 10 tahun, warga Desa Pesantunan, Kecamatan Wanasari, mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut. “Tidak sakit dan cepat, dapat baju, sarung, sama uang jajan,” kata Anjas usai dikhitan didampingi ayahnya.

