Beritakota.id, Jakarta Selatan – Sebuah lagu yang telah hidup lebih dari dua dekade kembali menemukan ruang baru untuk dikenang. Musisi dan gitaris Tohpati menggandeng penyanyi Mario G. Klau untuk membawakan kembali “Jejak Langkah yang Kau Tinggal”, lagu ciptaan Tohpati dan Erros Chandra yang pertama kali dipopulerkan oleh almarhum Glenn Fredly.
Bagi Tohpati, proyek ini bukan sekadar merilis ulang lagu lama. Ia ingin menghadirkan interpretasi baru tanpa menghilangkan ruh yang membuat karya tersebut begitu melekat di hati pendengarnya selama bertahun-tahun.
Baca juga : Ruth Sahanaya Bakal Konser Malam Penuh Cerita dari Hati ke Hati di Surabaya
Pilihan kepada Mario G. Klau pun bukan tanpa pertimbangan. Selain dikenal memiliki karakter vokal yang kuat dan emosional, Mario berasal dari Indonesia Timur, kawasan yang juga melahirkan Glenn Fredly. Kesamaan latar budaya itu dinilai mampu menjaga nuansa emosional yang sejak awal menjadi kekuatan utama lagu tersebut.
“Saya suka karakter suara Mario. Selain itu, Mario dan Glenn sama-sama berasal dari Indonesia Timur, jadi saya merasa soul yang ada di lagu ini tetap bisa terjaga,” ujar Tohpati.
Menurutnya, Mario berhasil menghadirkan interpretasi yang segar tanpa menghilangkan identitas lagu. Bahkan, sejak pertama kali mendengarkan demo yang dikirimkan, Tohpati langsung merasakan penghayatan yang kuat dan sentuhan personal dalam setiap bagian lagu.
Bagi Mario, menerima tawaran tersebut juga menjadi pengalaman yang sangat emosional. Ia mengaku tidak membutuhkan waktu lama untuk menyatakan kesediaannya setelah mengetahui lagu yang akan dinyanyikan merupakan salah satu karya yang identik dengan Glenn Fredly.
“Saya langsung setuju karena lagu ini dulu dibawakan oleh Bung Glenn dan sangat erat dengan masa-masa saya,” ungkap Mario.
Melalui versi terbaru ini, Mario berusaha menghadirkan emosi yang lebih personal terhadap tema cinta, kehilangan, dan kejujuran perasaan yang sejak awal menjadi jiwa lagu tersebut. Aransemen baru yang lebih modern dipadukan dengan karakter vokal khas Mario menghadirkan warna berbeda tanpa menghilangkan kehangatan yang selama ini melekat pada karya aslinya.
Lebih dari sekadar kolaborasi, proyek ini menjadi pertemuan dua generasi musisi Indonesia Timur yang dipersatukan oleh satu karya. Glenn Fredly pernah menjadikan lagu ini sebagai medium untuk menyampaikan emosi yang tulus. Kini, melalui suara Mario G. Klau, pesan yang sama kembali disampaikan kepada generasi pendengar yang baru.
Di tengah derasnya arus musik digital yang bergerak cepat, hadirnya kembali “Jejak Langkah yang Kau Tinggal” menunjukkan bahwa karya-karya terbaik tidak pernah benar-benar menua. Lagu yang lahir dari kejujuran justru memiliki kemampuan melintasi zaman, menemukan pendengar baru, dan terus hidup melalui interpretasi para musisi generasi berikutnya.
“Saya berharap lagu ini bisa menyenangkan hati semua pendengar dan terus didengarkan lintas generasi,” tutup Tohpati.
Single “Jejak Langkah yang Kau Tinggal” versi terbaru yang dibawakan Tohpati bersama Mario G. Klau kini telah tersedia di berbagai platform digital streaming musik di Indonesia, sekaligus menjadi pengingat bahwa musik terbaik bukan hanya dikenang, tetapi juga terus diberi ruang untuk hidup kembali melalui suara-suara baru.(Lukman Hqeem)

