Beritakota.id, Jakarta – Pimpinan Pusat Gerakan Kristiani Indonesia Raya (GEKIRA) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2026 pada 12–13 Juni 2026 di Hotel Novotel Pulomas, Jakarta. Mengusung tema “Transformasi Ekonomi Nasional dalam Kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto”, kegiatan ini menjadi ajang konsolidasi organisasi sekaligus forum diskusi mengenai arah pembangunan nasional di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Rakernas berlangsung di tengah upaya pemerintah mendorong transformasi ekonomi nasional yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan rakyat. Berbagai program strategis seperti hilirisasi industri, penguatan ketahanan pangan dan energi, pembangunan sumber daya manusia, serta pemerataan pembangunan hingga ke daerah menjadi bagian dari agenda besar pemerintah untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Acara dibuka oleh Ketua Dewan Pembina PP GEKIRA yang juga Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Hashim Djojohadikusumo. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi peran aktif GEKIRA sebagai organisasi sayap Partai Gerindra yang terus membangun ruang dialog terkait isu-isu strategis nasional.

“Saya kira sebagai organ sayap partai, apa yang tengah dilakukan oleh rekan-rekan di GEKIRA amat positif. Kegiatan ini merupakan tanda bahwa GEKIRA terus berkembang dan berkarya dalam mendukung visi Partai Gerindra dan Presiden Prabowo Subianto,” ujar Hashim.

Hashim juga mengingatkan pentingnya peran kader dalam menghadapi berbagai informasi yang dinilai dapat menyesatkan publik terkait program-program pemerintah.

“GEKIRA adalah organisasi politik, sayap partai politik, dengan tujuan politik, bukan paguyuban biasa. Maka saya minta segenap kader GEKIRA dan Gerindra untuk berani menanggapi serangan hoaks dan ujaran kebencian yang masif oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Umum PP GEKIRA Nikson Silalahi menjelaskan bahwa Rakernas 2026 merupakan agenda strategis organisasi untuk menyusun program kerja prioritas sekaligus mengevaluasi hasil rekomendasi yang telah dihasilkan dalam Kongres GEKIRA 2025.

Baca juga: Penyegelan Gereja di Tangerang, GEKIRA Tegaskan Komitmen Toleransi dan Persatuan Nasional

“Dalam forum Rakernas ini kami akan menyusun program-program kerja prioritas dan berskala nasional yang selaras dengan visi Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia,” kata Nikson.

Menurutnya, selama satu tahun terakhir GEKIRA telah melaksanakan berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan, mulai dari gerakan penanaman satu juta pohon, bantuan kepada korban bencana di Sumatera Utara dan Bali, penyaluran bantuan sosial pada momentum Idulfitri dan Paskah, hingga penyelenggaraan Natal Nasional di Sorong, Papua Barat Daya.

Ke depan, GEKIRA berkomitmen memperkuat kehadiran kader di tengah masyarakat guna membantu menyosialisasikan berbagai program pemerintah secara langsung.

“Tujuan kita turun ke akar rumput adalah memastikan agenda-agenda pemerintah dapat dipahami masyarakat secara utuh dan benar sehingga tidak mudah terdistorsi oleh informasi yang tidak akurat maupun hoaks,” ujarnya.

Ketua Panitia Rakernas, Melki M. Suawah, menambahkan bahwa kegiatan ini menghadirkan sejumlah tokoh nasional dari unsur pemerintah dan dunia usaha untuk memberikan pandangan terkait arah transformasi ekonomi Indonesia.

“Beberapa menteri yang hadir sebagai keynote speaker antara lain Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Menteri UMKM Maman Abdurrahman, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Hendropriyono, Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafi’i, serta Wakil Menteri Kesehatan Benny Octavianus,” ujar Melki.

Melalui Rakernas 2026, GEKIRA berharap dapat memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus memberikan kontribusi pemikiran dalam mendukung transformasi ekonomi nasional yang menjadi prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Forum ini juga diharapkan menghasilkan program-program konkret yang mampu memperkuat keterlibatan masyarakat dalam pembangunan nasional dan meningkatkan kesejahteraan rakyat secara berkelanjutan. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *