Beritakota.id, Serang – Ribuan langkah peserta di kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang, berubah menjadi aksi nyata kepedulian dalam ajang Run For Vision 2026: 5K Charity Run bertema “Level Up Your Vision”. Sebanyak 1.200 pelari dari berbagai daerah di Indonesia berpartisipasi dalam kegiatan yang menggabungkan olahraga, gaya hidup sehat, dan misi kemanusiaan.
Kegiatan yang digelar RS Mata Achmad Wardi BWI-DD ini sekaligus menjadi bagian dari peringatan 33 tahun pengabdian Dompet Dhuafa dalam melayani masyarakat melalui berbagai program sosial dan kesehatan.
Seluruh hasil penjualan tiket peserta dialokasikan sepenuhnya untuk membiayai 263 operasi katarak gratis bagi masyarakat dhuafa serta penyediaan 1.000 kacamata gratis bagi warga yang membutuhkan.
Momentum tersebut menjadi contoh pemanfaatan wakaf produktif yang dikembangkan melalui kolaborasi Badan Wakaf Indonesia (BWI) dan Dompet Dhuafa, dengan menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat melalui layanan kesehatan mata.
Prosesi pelepasan peserta dilakukan oleh Wakil Wali Kota Serang Nur Agis Aulia, perwakilan Kementerian Pemuda dan Olahraga, Dewan Pengawas Dompet Dhuafa Yayat Supriatna, serta jajaran pengurus Yayasan Dompet Dhuafa Republika.
Kehadiran berbagai unsur pemerintah, organisasi sosial, tenaga medis, komunitas lari, influencer, hingga dunia usaha memperlihatkan kuatnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung program kemanusiaan.
Dewan Pengawas Dompet Dhuafa, Yayat Supriatna, mengatakan kegiatan tersebut menjadi refleksi nyata perjalanan lembaga yang selama lebih dari tiga dekade berupaya menghadirkan solusi bagi masyarakat.
“Tidak ada momentum yang lebih bermakna selain melihat ratusan saudara kita dapat kembali menikmati indahnya penglihatan. Inilah esensi pelayanan Dompet Dhuafa kepada masyarakat,” ujarnya.
Direktur Utama RS Mata Achmad Wardi BWI-DD, dr. Pradipta Suarsyaf, memastikan seluruh amanah dari para peserta akan segera diwujudkan melalui layanan operasi katarak.
Menurutnya, tim medis telah siap memberikan pelayanan terbaik agar manfaat kegiatan tersebut benar-benar dirasakan masyarakat yang membutuhkan.
Selain mengusung misi kesehatan, kegiatan juga menghadirkan nilai edukasi dan inspirasi melalui kehadiran Didik Runner (63), pelari yang dikenal konsisten melakukan run streak selama lebih dari 1.890 hari tanpa terputus sejak 2017.
Konsistensi Didik menjadi simbol bahwa kepedulian terhadap sesama dapat diwujudkan melalui langkah-langkah sederhana yang dilakukan secara berkelanjutan.
Ajang ini juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) ikut meramaikan kawasan acara melalui bazar kuliner dan produk kreatif yang disediakan bagi peserta maupun pengunjung.
Dukungan terhadap kegiatan datang dari berbagai organisasi kemasyarakatan Islam di Banten, organisasi profesi tenaga kesehatan, komunitas olahraga, hingga perusahaan swasta yang berpartisipasi sebagai mitra kegiatan.
Bagi masyarakat dhuafa di wilayah Banten dan sekitarnya yang membutuhkan layanan operasi katarak, RS Mata Achmad Wardi BWI-DD membuka pendaftaran melalui layanan Customer Care maupun datang langsung ke rumah sakit.
Melalui Run For Vision 2026, Dompet Dhuafa berharap semangat berbagi dapat terus berkembang menjadi gerakan sosial yang mampu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam membangun Indonesia yang lebih sehat.

