Beritasatu.id, Jakarta – Situ Cisanti Bandung merupakan destinasi wisata alam yang dikenal sebagai titik nol atau hulu Sungai Citarum, salah satu sungai terbesar di Pulau Jawa. Berlokasi di kawasan sejuk Kabupaten Bandung, Situ Cisanti menawarkan keindahan alam yang masih asri sekaligus nilai historis yang kuat.
Kawasan danau ini dikelilingi oleh pegunungan hijau, seperti Gunung Wayang, Gunung Malabar, Gunung Bedil, dan Gunung Rakutak. Lokasinya yang dekat dengan kawasan perkebunan teh Pangalengan membuat suasana di sekitar danau terasa sejuk, segar, dan menenangkan.
Setelah mengalami revitalisasi, Situ Cisanti kini berkembang menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Bandung. Danau ini menjadi tempat bertemunya tujuh mata air yang membentuk hulu utama Sungai Citarum, yaitu Mata Air Citarum, Cikoleberes, Cikahuripan, Cihaniwung, Cisadane, Cikawudukan, dan Mata Air Cisanti, dengan debit air mencapai 200 hingga 400 liter per detik.
Pengunjung dapat menikmati panorama alam yang hijau sambil berjalan santai mengelilingi danau. Salah satu aktivitas favorit adalah berfoto di Tugu Kilometer Nol Citarum, yang menjadi ikon kawasan ini. Selain itu, dermaga kecil yang menjorok ke tengah danau juga menjadi spot foto Instagramable yang banyak diburu wisatawan.
Baca juga: Situ Gunung Suspension Bridge Glamping Sukabumi: Wisata Alam dan Glampi
Selain keindahan alamnya, Situ Cisanti juga menyimpan nilai sejarah. Di kawasan ini terdapat petilasan Dipati Ukur, seorang tokoh penting dalam sejarah perjuangan masyarakat Priangan melawan penjajahan Belanda. Di area petilasan tersebut terdapat mata air yang dianggap sakral, dan pengunjung yang ingin datang biasanya harus didampingi oleh kuncen setempat.
Dari sisi fasilitas, kawasan wisata ini sudah cukup memadai. Tersedia area parkir luas, mushola, toilet, serta deretan warung makan yang terpusat di bagian depan area wisata. Perlu diperhatikan, pengunjung tidak diperbolehkan membawa makanan dari luar ke area danau.
Secara administratif, Situ Cisanti berada di Kampung Pejaten, Desa Tarumajaya, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung. Jaraknya sekitar 60 kilometer dari pusat Kota Bandung, sehingga masih relatif mudah dijangkau untuk wisata akhir pekan.
Dengan perpaduan panorama alam, nilai sejarah, dan fasilitas yang memadai, Situ Cisanti menjadi pilihan tepat bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam sekaligus mengenal lebih dekat asal-usul Sungai Citarum. (***)

